Tampilkan postingan dengan label Mempercancar Menstruasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mempercancar Menstruasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juni 2013

Vulvodynia: bagaimana mengatasinya??

Artikel
--> Vulvodynia: bagaimana mengatasinya??

Tidak banyak wanita tau tentang vulvodynia. Vulvodynia yaitu rasa sakit kronis di daerah sekitar pintu masuk vagina (vulva) yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi. Menurut Dr Rob Hicks dari BBC health, Vulvodynia dikenal sebagai vestibulodynia, sebuah ketidaknyamanan dan nyeri kronis yang dirasakan di vulva dan dapat masuk ke vagina dan uretra (saluran kemih). 

Pada sebagian besar wanita dengan kondisi seperti ini, tampilan vulva normal dan masalahnya terletak pada serabut saraf di seputar vulva. Meskipun nyeri dapat dirasakan di dalam vagina, masalah sebenarnya ada di luar. Vulvodynia sangat tidak nyaman untuk perempuan dan kondisinya bisa dalam jangka waktu bertahun-tahun. Ciri-ciri gejala menderita penyakit ini adalah rasa terbakar, menyengat, iritasi, sakit atau kementahan daerah genital. Rasa sakit dapat konstan atau mungkin hanya terjadi sesekali - ketika vulva disentuh, misalnya. Rasa sakit juga dapat dirasakan di sekitar uretra, bagian punggung, bagian atas kaki dan paha bagian dalam. Setiap wanita dapat memiliki gejala yang berbeda, dengan berbagai derajat keparahan yang berbeda pula.


Seperti kebanyakan kondisi sakit kronis, vulvodynia dapat mempengaruhi kualitas hidup, seperti mengurangi kenikmatan hubungan seksual serta mengganggu kegiatan sehari-hari. Beberapa wanita dengan vulvodynia tidak mampu untuk berolahraga, misalnya, atau mengendarai mobil. Untuk beberapa penderita, duduk bahkan menjadi tantangan.

Di amerika, diperkirakan sekitar 15% wanita nya menderita vulvodynia.
Tidak ada penyebab yang pasti dari vulvodynia. Tetapi secara umum, penyebabnya adalah alergi atau hipersensitivitas kulit lokal (sariawan pada vulva), cedera atau iritasi saraf di daerah sekitar vulva, infeksi vagina dan perubahan hormonal. Beberapa wanita terkena vulvodynia karena infeksi jamur atau vaginitis berulang. Penyakit ini tidak menular melalui hubungan seksual dan sama sekali bukan penanda kanker.

Vulvodynia dapat mempengaruhi perempuan dari segala usia, meskipun lebih sering terjadi pada wanita muda dan setengah baya. Ini lebih umum di kalangan wanita dengan kulit sensitif atau yang sedang stres, atau setelah melahirkan.

Karena kejadian ini dapat berulang, maka baiknya yang dapat dicegah dengan:
1. Pakailah pakaian katun dan longgar baik itu celana panjang atau rok
2. Hindari kertas toilet wangi, sabun bath tube, produk kesehatan feminin dan krim wangi atau sabun yang wangi.
3. Hindari atau batasi olahraga yang menempatkan tekanan langsung pada vulva, seperti bersepeda, atau apapun yang menyebabkan gesekan pada daerah vulva
4. Jangan duduk untuk waktu yang lama, atau menggunakan cincin karet untuk mengurangi tekanan

Dari sisi jika terkena vulvodynia karena infeksi saluran kemih atau vaginitis, tidak dianjurkan pula untuk memakai produk kesehatan wanita (misalnya pantyliner) yang dapat menambah derita. Tetapi, saat ini tidak perlu khawatir lagi, sudah ada Natesh pantyliner yang menggunakan bahan-bahan bermutu tinggi (bukan bahan bekas atau daur ulang); bebas dioksin yang dapat memicu iritasi dan gatal; terdapat Nano silver (ion perak yang dipecah per semilyar) yang sangat ampuh sebagai bahan antibiotik; lima herbal yang juga berfungsi untuk meredam gatal dan anti bakteri. Selain itu, Natesh juga tersedia tidak hanya dalam bentuk pantyliner, tapi juga pembalut.


sumber : bbc health



-->

Selasa, 07 Mei 2013

Mau Menstruasi Lancar? Konsumsi Makanan dan Minuman Ini



Menstruasi atau Haid merupakan agenda bulanan yang dialami para wanita. Haid biasanya akan berlangsung 3-6 hari dansiklus itu terjadi anatar 27-30 hari. Masalah yang sering dihadai wanita pada saat haid adalah tidak lancarnya siklus haid. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh banyak hal seperti gaya hidup yang tak sehat, merokok dan menenggak minuman keras. Untuk melancarkan siklus haid, Anda bisa mengkonsumsi makan dan minuman seperti berikut ini.
Berikut makanan dan minuman palancar haid, seperti dilansir dari Boldsky:
1. Brokoli
Salah satu jenis sayuran hijau ini sangat efektif untuk memperlancar siklus menstruasi. Untuk mempertahankan siklus menstruasi yang teratur, sertakan brokoli dalam menu harian Anda.
2. Salmon
Makanan ini merupakan sumber makanan yang sangat kaya kalsium dan vitamin D. Selain dapat memperkuat tulang, salmon dapat meningkatkan dan menstabilkan hormon. Ini juga membantu menyingkirkan masalah menstruasi tidak teratur.

3. Sayuran berdaun hijau
Anda harus selalu menyertakan sayuran berdaun hijau yang sehat dan bergizi dalam menu harian Anda. Bayam, asparagus, dan brokoli merupakan sayuran sehat yang dapat membantu memperlancar siklus menstruasi.
4. Ikan dan minyak ikan
Ikan kaya akan asam lemak omega-3 dan merkuri yang baik untuk tubuh. Asam lemak omega-3 melindungi pembuluh darah di ovarium dari kerusakan yang dapat menunda menstruasi. Mengonsumsi ikan atau minyak ikan dapat memperlancar siklus menstruasi.
5. Almond
Almon adalah jenis kacang yang sehat dan bergizi. Selain membantu memperlancar siklus menstruasi , almond kaya akan serat dan protein yang dapat menyeimbangkan hormon dalam tubuh.
6. Biji wijen
Biji wijen dapat membantu Anda memperlancar siklus menstruasi. Namun, jangan mengonsumsi biji wijen secara berlebihan karena akan meningkatkan panas tubuh.
7. Yogurt
Yogurt adalah produk susu yang kaya akan kalsium dan protein. Anda dapat mengonsumsi yogurt setiap hari untuk memperlancar siklus menstruasi.
8. Susu kedelai
Jika Anda memiliki intoleransi susu, Anda dapat menggantinya dengan susu kedelai. Selain bergizi, susu kedelai juga dapat membantu memperlancar menstruasi.
9. Telur
Telur rebus sangat kaya akan protein, kalsium dan vitamin. Protein yang dikandung telur dapat membantu mengatasi masalah menstruasi tidak lancar.

Sumber: www.langitberita.com/top-lists/75359/mau-haid-lancar-konsumsi-makanan-dan-minuman-ini/

Rabu, 01 Mei 2013

Bongkar fakta di balik mitos menstruasi



pms (1)
"Wanita haid dilarang berenang, olahraga, atau keramas!"
Sering dengar larangan-larangan di atas? Itu adalah mitos yang masih dipercayai oleh beberapa wanita saat ini. Mitos yang berasal dari jaman baheula ini terus diturunkan dan dipercaya tanpa ada alasan jelas yang mendasarinya. Jangan mau percaya dengan mitos-mitos tentang menstruasi tersebut sebelum Anda temukan faktanya di sini.
1. Mitos: Tak boleh berenang saat haid
Mitos pertama yang dibongkar oleh Boldsky adalah kepercayaan bahwa berenang terlarang bagi wanita yang sedang haid karena tidak sehat. Faktanya, tak ada bukti bahwa berenang bisa berbahaya bagi wanita haid. Berenang dalam waktu singkat, misalkan 10 - 15 menit justru bisa meredakan kram perut selama menstruasi. Namun tentu saja Anda harus menghindari berenang ketika haid sedang 'banyak-banyaknya'. Jika tidak, bisa-bisa kolam renang Anda berubah warna.
2. Mitos: Anda tak bisa hamil saat haid
Anda memang tak bisa hamil saat menstruasi. Tetapi ini bukan berarti tak bisa terjadi pembuahan jika Anda melakukan seks. Jadi jangan merasa aman karena mengira Anda tak bisa hamil jika melakukan seks saat haid.
3. Mitos: Harus keramas di hari ketiga
Mitos ini sebenarnya datang dari adat India. Para wanita di sana dianggap 'kotor' saat haid, dan untuk membersihkan diri mereka harus keramas pada hari ketiga menstruasi. MenurutBoldsky, ini hanya kepercayaan. Anda bisa keramas kapan pun selama masa menstruasi. Keramas dengan air hangat juga terbukti bisa meredakan kram perut dan membuat Anda lebih segar.


4. Mitos: Hanya ibu yang mengeluarkan banyak darah saat haid
Ada banyak remaja perempuan yang juga mengeluarkan banyak darah saat menstruasi. Begitu juga wanita muda yang belum menikah. Jumlah darah yang terkadang terasa berlebihan bisa terjadi karena hormon yang tak seimbang (menorrhagia) dalam aliran darah. Masa haid yang tidak teratur dan kurangnya progesteron juga bisa jadi penyebabnya.
5. Mitos: Jangan berolahraga selama haid
Berolahraga memang tak disarankan kalau Anda mengalami kram parah. tetapi para ilmuwan berpendapat bahwa olahraga ringan seperti jogging, jalan sehat, atau berlari boleh dilakukan saat haid. Olahraga ringan bahkan bisa membantu wanita lebih bugar dan mengurangi rasa sakit akibat menstruasi. Jadi, tak ada lagi alasan untuk malas berolahraga saat haid.
6. Mitos: Tak boleh mandi
Menurut mitos ini, wanita yang sedang haid rentan terkena flu dan sensitif pada hawa dingin. Mitos ini muncul karena wanita pernah mengalami pendarahan dan kram parah setelah mandi. Mereka mengira bahwa mandi adalah penyebab pendarahan yang berlebihan. Padahal sesungguhnya kram terjadi karena kontraksi otot pada uterus dan abdomen yang kemudian mendorong cairan keluar dari uterus. Jadi, tentu saja Anda boleh, dan harus mandi selama menstruasi. Tak mungkin kan, Anda tidak mandi selama tujuh hari?
Lain kali jika Anda menemui mitos-mitos mengenai menstruasi, jangan langsung percaya. Temukan dulu fakta-fakta ilmiah yang mendasarinya.
Sumber: www.merdeka.com/sehat/bongkar-fakta-di-balik-mitos-menstruasi.html