Tampilkan postingan dengan label Natesh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natesh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Januari 2014

Join Distributor Yuuk

Mau dapat Harga Natesh atau Produk-produk KKI lain dengan Harga Murah?
Mau Jual secara ritail?
Join Distributor Yuuk ;)
Jadilah Distributor untuk area Kota Anda. (JABOTABEK, PULAU JAWA, BALI & NTB, PULAU SUMATERA, PULAU KALIMANTAN, PULAU SULAWESI)

Info Produk-produk KKI Berkualitas selain Natesh, Klik Disini


Info Lebih Lanjut Hub:
Hp. 0878 9400 3275 / Whatsapp

email: indahsu.btm@gmail.com
www.nateshbatam.blogspot.com

Kamis, 02 Januari 2014

Hati-hati, Ada Bahan Beracun Dalam Produk Pembalut?

Bagi setiap wanita tentu memerlukan pembalut pada saat datangnya menstruasi. Karena itulah pembalut tak bisa dipisahkan dari kebutuhan seorang wanita. Namun sebagai wanita tentu tak  boleh memilih sembarang produk, apalagi saat ini banyak pembalut yang banyak mengandung zat berbahaya.
Dilansir dari Dailymail, para aktivis dari Women’s Voice for the Earth menyarankan agar wanita bisa megurangi produk kewanitaan tersebut. Jika ingin tetap menggunakannya maka lebih baik memilih yang tidak mengandung parfum atau pemutih.

Mereka berpendapat, sebagian material dalam produk tampon, pembalut, pantyliner, bahkan tisu khusus untuk membasuh vagina, mengandung zat beracun yang dapat menimbulkan reaksi alergi, iritasi, bahkan meningkatkan risiko kanker.
“Produsen seharusnya mencantumkan seluruh bahan pembuat dan zat pengawet yang digunakan dalam tampon dan pembalut. Terutama zat yang dapat menyebabkan alergi,” tulis mereka dalam laporan bertajuk Chem Fatale.

Zat-zat beracun tersebut antara lain pestisida, pengharum, pemutih, dan zat-zat tambahan lainnya. Di Amerika Serikat, pembalut dikelompokan dalam alat medis oleh Food & Drugs Administration (FDA) sehingga tidak ada kewajiban oleh produsen untuk mencantumkan bahan-bahan pembuatnya.
Kekhawatiran lainnya adalah penggunaan kapas, rayon, atau bahan serat lainnya yang kerap diputihkan dengan klorin. Meski sebenarnya kandungan klorin dalam produk tersebut sangat kecil, namun mereka tetap berpendapat produk itu berbahaya karena mudah diserap oleh jaringan vagina.
Tak hanya itu, mereka juga menyarankan agar para wanita memilih produk pembalut yang bebas klorin atau pembalut yang bisa di cuci. Sayangnya hingga kini belum ada penelitian ilmiah untuk menguji secara akurat apakah produk tersebut berbahaya bagi kesehatan.

Sumber: http://id.she.yahoo.com/hati-hati-ada-bahan-beracun-dalam-produk-pembalut-050500317.html

Jangan salah pilih pembalut ya Ladies, Pastikan Pembalut dan Pantyliner yang kita pakai Aman :)

Rabu, 28 Agustus 2013

Keputihan Fisiologis dan Patologis

Keputihan adalah momok yang menakutkan bagi banyak wanita. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, keputihan sering membuat rasa percaya diri turun, terutama bagi wanita yang telah menikah. Keputihan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan yang harus diwaspadai (patologis).

Mana keputihan yang normal, mana yang harus mendapatkan perawatan dokter, Anda harus bisa membedakannya!
Dan penting untuk diketahui bahwa keputihan tidak mengenal batasan usia. Berapa pun usia seorang wanita, bisa terkena keputihan.


Keadaan normal pada kasus Keputihan terjadi beberapa hari pada masa sebelum subur, masa subur dan sesudah menstruasi. Terkadang pada saat sekitar masa subur itu ada lendir yang berlebihan, itu normal saja. dan biasanya tidak gatal, tidak berwarna dan tidak berbau. Sebaliknya keputihan patologis , adalah keputihan yang diakibatkan oleh infeksi pada vagina, bisa juga karena adanya benda asing dalam vagina. Infeksi ini sebagai akibat dari bakteri, jamur atau protozoa.


keputihan-patologis

Keputihan Fisiologis

Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Keputihan jenis ini akan terjadi pada wanita yang telah mengalami menstruasi. Kondisi ini terjadi pada saat wanita memasuki masa subur, sebelum dan sesudah menstruasi, atau pada saat mendapat rangsangan.
Ciri-ciri keputihan normal adalah:
  • Cairan encer
  • Warna cairan transparan atau bening
  • Cairan tidak lengket
  • Tidak bau
  • Tidak menyebabkan gatal
  • Jumlah cairan yang keluar sedikit
Jika Anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri di atas, tidak perlu panik. Hal ini normal terjadi setiap bulan. Jika Anda merasa tidak nyaman, basuh organ intim dengan air bersih, keringkan dengan handuk bersih dan ganti pakaian dalam Anda.

Keputihan Patologis
Keputihan jenis ini adalah keputihan yang tidak normal dan harus Anda waspadai. Beberapa keputihan jenis ini adalah sinyal penyakit di organ kewanitaan atau daerah rahim. Jika keputihan patologi terjadi pada ibu hamil, salah satu risikonya adalah gangguan kesehatan pada bayi.
Ciri-ciri keputihan tidak normal adalah:
  • Cairannya kental
  • Biasanya berwarna putih susu, kuning, kehijauan atau keabu-abuan
  • Cairan terkadang lengket
  • Menimbulkan bau tidak sedap
  • Menyebabkan gatal
  • Jumlah cairan banyak dan akan meninggalkan bercak pada pakaian dalam
Jika Anda mendapati ciri-ciri keputihan ini, saran terbaik kami adalah segera periksa ke dokter atau ahli kesehatan. Terlebih lagi jika keputihan yang Anda alami sudah sering terjadi. Seringkali wanita mencoba mengobati sendiri keputihan dengan minum obat, jamu atau memakai sabun pembersih kewanitaan yang justru bisa memperparah kondisi keputihan.

Didalam vagina sebetulnya terdapat berbagai macam bakteri, tetapi disana juga terdapat bakteri yang baik juga flora normal. Dalam vagina yang sehat tingkat keasaman nya adalah 3,5 sd 5,5 bila keasaman terganggu misalnya karena sabun kimiawi atau pembilas vagina (douch) kimiawi, atau juga cairan antiseptik, maka flora normalnya akan mati sehingga akan berkembang bakteri yang jahat. karena itu penggunaan douch dan cairan antiseptik harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau gunakan saja yang alami.

Bakteri jahat, kuman dan virus juga bisa terjadi karena hubungan seksual, atau dari closet dan alat mandi lainnya yang tidak higienis, bahkan keputihan juga bisa terjadi karena pemakaian celana dalam yang tidak bersih.
Keputihan yang dibiarkan sehingga menjadi ganas bisa menyebabkan penyakit lain yang lebih serius seperti kanker leher rahim, gangguan kehamilan seperti kemandulan dan lain-lain

Sumber:  www.female.com

Walaupun tidak terlihat, selalu rawat dan sayangi organ kewanitaan Anda.
Mulai sekarang pilihlah Pembalut dan Pantyliner sehat, bebas bahan daur ulang dan bebas DIOKSIN.

Jumat, 12 Juli 2013

Pembalut Natesh Sanitary Pads & Pantyliner

Anda mengalami Keputihan? Jangan sepelekan, Waspadalah..!!!
Apakah Pembalut dan Pantyliner yang ada pilih saat ini sudah tepat?? Apakah pembalut & pantyliner tersebut bebas daur ulang dan bebas DIOKSIN?
Jangan pernah ambil resiko ya Ladies, pilihlah pembalut yang tepat untuk kesehatan organ kewanitaan kita. 

Hentikan Penggunaan Pembalut Biasa Sekarang Juga!

Hanya Gunakan Pembalut yg Sehat !



Keunggulan Natesh Sanitary Pads & Pantyliner dibanding pembalut lain:
  • Bebas Dioksin
  • Nano Silver
  • Magnet
  • Anion ( 7200 pcs/cm3 - tertinggi saat ini )
  • FIR ( Fir Infra Red )
  • Herbal menthol yang sangat menyejukkan
  • Sangat Tipis
  • Daya serap tinggi, 3-5x dari pembalut biasa
  • Kemasan satuan/individual wrap, higienis, praktis, dan pembungkus mudah terurai secara alami (Biodegradable)
Daftar Harga Reguler Natesh Sanitary Pads & Pantyliner:
* Pantyliner 1 Pack Rp. 30.000
* Day          1 Pack Rp. 35.000
* Night        1 Pack Rp. 40.000

Disc 15% setiap pembelian 1 Set Natesh (Pantyliner,Day,Night) Rp. 90.000

Promo terbaru, beli 3 GRATIS 1 All Natesh, buruaann lebih murah lhoo..!!

* Pantyliner /4pack  Rp. 90.000
* Day /4pack            Rp. 105.000
* Night /4pack          Rp. 120.000
* 4 Set Natesh          Rp. 300.000

Kalau mau lebih MURAH!!! Klik Disini



Untuk pemesanan silahkan SMS ke :  0856 6978 0147 / 0856 208 6776

Terima Kasih atas kepercayaan Anda,

  Best Regard

 

  Dwi Lestari




Selasa, 02 Juli 2013

4 Tips Merawat Daerah Vagina


Pada prinsipnya merawat daerah vagina tidak jauh berbeda dengan cara merawat kebersihan diri tubuh lainnya. Namun karena posisi dan letak Miss V yang selalu tertutup, maka perlu ada perhatian khusus untuk perawatannya. Yang perlu diperhatikan adalah tingkat pH normal daerah Miss V adalah sekitar 3,5 – 4,5 pH. Jika nilai pH kulit terganggu, maka pelindung alami pada kulit di daerah tersebut menjadi berkurang atau menjadi lemah, sehingga rentan terinfeksi kuman atau bakteri. Perawatan harian secara tepat akan membantu Anda menjaga Miss V tetap sehat. Berikut tipsnya :

 1. Treatment/perlakuan
Ketika membersihkan Miss V, tidak perlu menggosoknya terlalu kencang atau malah menggaruknya. Bersihkan dengan perlahan dan lembut, serta perhatikan arah gerakan tangan Anda ketika membersihkan. Sapukan tangan dari arah depan ke belakang. Cara ini berguna untuk mengurangi masuknya bakteri dari daerah anus ke area Miss V.
 2. Pemilihan bahan pakaian
Selalu pilih underwear yang berbahan dasar katun, karena dapat menyerap keringat dengan baik. Area pinggul sampai dengan pangkal paha merupakan daerah tertutup sepanjang hari yang dapat menyebabkan keluarnya keringat berlebih. Jika keringat tidak terserap dengan baik, maka area tersebut akan bertumbuh bakteri yang menyebabkan gatal-gatal dan iritasi. Pastikan area Miss V tetap kering dan gantilah celana dalam minimal 2 kali sehari. Perhatikan juga penggunaan pakaian bawahan (baik rok maupun celana). Terlalu sering menggunakan celana ketat tentu tidak baik untuk sirkulasi udara di area Miss V. Kenakanlah rok sesekali. Area Miss V akan terjaga dan Anda tentu akan terlihat lebih manis bukan?
 3. Penggunaan produk penunjang
     Pembalut
Secara umum, tidak ada anjuran khusus dalam hal penggunaan dan pemilihan pembalut. Gunakan sesuai kebutuhan, misalnya pada malam hari gunakanlah pembalut dengan ukuran ekstra panjang. Jika sedang menstruasi, setiap mengganti pembalut, gantilah juga celana dalam Anda. Tidak perlu menunggu ‘tembus’ dulu. Penggantian celana dalam akan membantu area Miss V tetap kering dari keringat.
     Pantyliners
Demikian juga untuk penggunaan pantyliners, tidak ada larangan jika Anda ingin menggunakannya. Namun yang perlu diperhatikan adalah tingkat alergi Miss V Anda terhadap sebuah produk pantyliners. Sedikit berbeda dengan penggunaan pembalut, penggunaan pantyliners sebaiknya diganti setiap kali setelah Buang Air Kecil (BAK). Untuk pencegahan alergi, sebaiknya tidak perlu menggunakan pantyliners setiap hari. Cukup gunakan pada hari-hari menjelang dan sesudah masa menstruasi Anda.
     Sabun
Jika ingin menggunakan sabun khusus area Miss V, sebaiknya pilih yang mengandung bahan herbal, misalnya sirih. Untuk membersihkan Miss V, sebetulnya menggunakan air yang mengalir saja sudah cukup, sehingga penggunaan sabun khusus untuk perawatan daerah vagina ini tidak perlu dipakai setiap hari. Untuk penggunaan sabun khusus daerah kelamin, bedakan penggunaannya dengan sabun badan. Kalaupun menggunakan sabun yang sama, pastikan sabun batang tersebut itu dibilas setelah digunakan. Hal ini untuk menghindari perpindahan bakteri dan kuman dari satu tempat ke tempat lainnya. Pemisahan sabun juga diperlukan untuk sabun cuci tangan setelah buang air besar (BAB). Tempatkan sabun ini di dalam botol dengan pompa selang.
 4. Tindakan khusus
Keputihan merupakan hal yang normal bagi perempuan, apalagi menjelang dan sesudah masa menstruasi. Jika terjadi keputihan, bisa jadi itu merupakan alergi dari produk penunjang yang digunakan. Namun jika keputihan tidak kunjung berhenti, lendir yang keluar berwarna gelap dan mulai berbau serta mulai timbul rasa nyeri di perut bagian bawah, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Untuk perempuan yang sudah menikah, sisihkan waktu dan dana untuk pemeriksaan pap smear. Pemeriksaan ini berguna untuk deteksi gejala awal kanker mulut rahim atau kanker rahim. “Tidak perlu takut, karena pemeriksaan ini adalah salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan Miss V”, jelas Sri Rejeki, SST, MMKes, seorang dosen di STIKes Immanuel, Bandung. Berkonsultasilah dengan dokter jika ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Intinya adalah selalu jaga kebersihan dan kesehatan tubuh Anda sendiri. Sama seperti halnya mandi, membersihkan dan merawat daerah vagina juga perlu dilakukan setiap hari. Tips lainnya untuk Anda, selalu sedia celana dalam dalam tas Anda sedang maupun tidak sedang menstruasi. Serta gunakan Pembalut dan Pantyliner yang bebas daur ulang dan bebas DIOKSIN.
Solusi Sehat Atasi Keputihan, Cegah Kanker Serviks dengan Natesh Sanitary Pads Klik Disini

Sumber: http://tipsmengatasikeputihan.com