Tampilkan postingan dengan label dioksin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dioksin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Januari 2014

Hati-hati, Ada Bahan Beracun Dalam Produk Pembalut?

Bagi setiap wanita tentu memerlukan pembalut pada saat datangnya menstruasi. Karena itulah pembalut tak bisa dipisahkan dari kebutuhan seorang wanita. Namun sebagai wanita tentu tak  boleh memilih sembarang produk, apalagi saat ini banyak pembalut yang banyak mengandung zat berbahaya.
Dilansir dari Dailymail, para aktivis dari Women’s Voice for the Earth menyarankan agar wanita bisa megurangi produk kewanitaan tersebut. Jika ingin tetap menggunakannya maka lebih baik memilih yang tidak mengandung parfum atau pemutih.

Mereka berpendapat, sebagian material dalam produk tampon, pembalut, pantyliner, bahkan tisu khusus untuk membasuh vagina, mengandung zat beracun yang dapat menimbulkan reaksi alergi, iritasi, bahkan meningkatkan risiko kanker.
“Produsen seharusnya mencantumkan seluruh bahan pembuat dan zat pengawet yang digunakan dalam tampon dan pembalut. Terutama zat yang dapat menyebabkan alergi,” tulis mereka dalam laporan bertajuk Chem Fatale.

Zat-zat beracun tersebut antara lain pestisida, pengharum, pemutih, dan zat-zat tambahan lainnya. Di Amerika Serikat, pembalut dikelompokan dalam alat medis oleh Food & Drugs Administration (FDA) sehingga tidak ada kewajiban oleh produsen untuk mencantumkan bahan-bahan pembuatnya.
Kekhawatiran lainnya adalah penggunaan kapas, rayon, atau bahan serat lainnya yang kerap diputihkan dengan klorin. Meski sebenarnya kandungan klorin dalam produk tersebut sangat kecil, namun mereka tetap berpendapat produk itu berbahaya karena mudah diserap oleh jaringan vagina.
Tak hanya itu, mereka juga menyarankan agar para wanita memilih produk pembalut yang bebas klorin atau pembalut yang bisa di cuci. Sayangnya hingga kini belum ada penelitian ilmiah untuk menguji secara akurat apakah produk tersebut berbahaya bagi kesehatan.

Sumber: http://id.she.yahoo.com/hati-hati-ada-bahan-beracun-dalam-produk-pembalut-050500317.html

Jangan salah pilih pembalut ya Ladies, Pastikan Pembalut dan Pantyliner yang kita pakai Aman :)

Jumat, 12 Juli 2013

Pembalut Natesh Sanitary Pads & Pantyliner

Anda mengalami Keputihan? Jangan sepelekan, Waspadalah..!!!
Apakah Pembalut dan Pantyliner yang ada pilih saat ini sudah tepat?? Apakah pembalut & pantyliner tersebut bebas daur ulang dan bebas DIOKSIN?
Jangan pernah ambil resiko ya Ladies, pilihlah pembalut yang tepat untuk kesehatan organ kewanitaan kita. 

Hentikan Penggunaan Pembalut Biasa Sekarang Juga!

Hanya Gunakan Pembalut yg Sehat !



Keunggulan Natesh Sanitary Pads & Pantyliner dibanding pembalut lain:
  • Bebas Dioksin
  • Nano Silver
  • Magnet
  • Anion ( 7200 pcs/cm3 - tertinggi saat ini )
  • FIR ( Fir Infra Red )
  • Herbal menthol yang sangat menyejukkan
  • Sangat Tipis
  • Daya serap tinggi, 3-5x dari pembalut biasa
  • Kemasan satuan/individual wrap, higienis, praktis, dan pembungkus mudah terurai secara alami (Biodegradable)
Daftar Harga Reguler Natesh Sanitary Pads & Pantyliner:
* Pantyliner 1 Pack Rp. 30.000
* Day          1 Pack Rp. 35.000
* Night        1 Pack Rp. 40.000

Disc 15% setiap pembelian 1 Set Natesh (Pantyliner,Day,Night) Rp. 90.000

Promo terbaru, beli 3 GRATIS 1 All Natesh, buruaann lebih murah lhoo..!!

* Pantyliner /4pack  Rp. 90.000
* Day /4pack            Rp. 105.000
* Night /4pack          Rp. 120.000
* 4 Set Natesh          Rp. 300.000

Kalau mau lebih MURAH!!! Klik Disini



Untuk pemesanan silahkan SMS ke :  0856 6978 0147 / 0856 208 6776

Terima Kasih atas kepercayaan Anda,

  Best Regard

 

  Dwi Lestari




Selasa, 02 Juli 2013

4 Tips Merawat Daerah Vagina


Pada prinsipnya merawat daerah vagina tidak jauh berbeda dengan cara merawat kebersihan diri tubuh lainnya. Namun karena posisi dan letak Miss V yang selalu tertutup, maka perlu ada perhatian khusus untuk perawatannya. Yang perlu diperhatikan adalah tingkat pH normal daerah Miss V adalah sekitar 3,5 – 4,5 pH. Jika nilai pH kulit terganggu, maka pelindung alami pada kulit di daerah tersebut menjadi berkurang atau menjadi lemah, sehingga rentan terinfeksi kuman atau bakteri. Perawatan harian secara tepat akan membantu Anda menjaga Miss V tetap sehat. Berikut tipsnya :

 1. Treatment/perlakuan
Ketika membersihkan Miss V, tidak perlu menggosoknya terlalu kencang atau malah menggaruknya. Bersihkan dengan perlahan dan lembut, serta perhatikan arah gerakan tangan Anda ketika membersihkan. Sapukan tangan dari arah depan ke belakang. Cara ini berguna untuk mengurangi masuknya bakteri dari daerah anus ke area Miss V.
 2. Pemilihan bahan pakaian
Selalu pilih underwear yang berbahan dasar katun, karena dapat menyerap keringat dengan baik. Area pinggul sampai dengan pangkal paha merupakan daerah tertutup sepanjang hari yang dapat menyebabkan keluarnya keringat berlebih. Jika keringat tidak terserap dengan baik, maka area tersebut akan bertumbuh bakteri yang menyebabkan gatal-gatal dan iritasi. Pastikan area Miss V tetap kering dan gantilah celana dalam minimal 2 kali sehari. Perhatikan juga penggunaan pakaian bawahan (baik rok maupun celana). Terlalu sering menggunakan celana ketat tentu tidak baik untuk sirkulasi udara di area Miss V. Kenakanlah rok sesekali. Area Miss V akan terjaga dan Anda tentu akan terlihat lebih manis bukan?
 3. Penggunaan produk penunjang
     Pembalut
Secara umum, tidak ada anjuran khusus dalam hal penggunaan dan pemilihan pembalut. Gunakan sesuai kebutuhan, misalnya pada malam hari gunakanlah pembalut dengan ukuran ekstra panjang. Jika sedang menstruasi, setiap mengganti pembalut, gantilah juga celana dalam Anda. Tidak perlu menunggu ‘tembus’ dulu. Penggantian celana dalam akan membantu area Miss V tetap kering dari keringat.
     Pantyliners
Demikian juga untuk penggunaan pantyliners, tidak ada larangan jika Anda ingin menggunakannya. Namun yang perlu diperhatikan adalah tingkat alergi Miss V Anda terhadap sebuah produk pantyliners. Sedikit berbeda dengan penggunaan pembalut, penggunaan pantyliners sebaiknya diganti setiap kali setelah Buang Air Kecil (BAK). Untuk pencegahan alergi, sebaiknya tidak perlu menggunakan pantyliners setiap hari. Cukup gunakan pada hari-hari menjelang dan sesudah masa menstruasi Anda.
     Sabun
Jika ingin menggunakan sabun khusus area Miss V, sebaiknya pilih yang mengandung bahan herbal, misalnya sirih. Untuk membersihkan Miss V, sebetulnya menggunakan air yang mengalir saja sudah cukup, sehingga penggunaan sabun khusus untuk perawatan daerah vagina ini tidak perlu dipakai setiap hari. Untuk penggunaan sabun khusus daerah kelamin, bedakan penggunaannya dengan sabun badan. Kalaupun menggunakan sabun yang sama, pastikan sabun batang tersebut itu dibilas setelah digunakan. Hal ini untuk menghindari perpindahan bakteri dan kuman dari satu tempat ke tempat lainnya. Pemisahan sabun juga diperlukan untuk sabun cuci tangan setelah buang air besar (BAB). Tempatkan sabun ini di dalam botol dengan pompa selang.
 4. Tindakan khusus
Keputihan merupakan hal yang normal bagi perempuan, apalagi menjelang dan sesudah masa menstruasi. Jika terjadi keputihan, bisa jadi itu merupakan alergi dari produk penunjang yang digunakan. Namun jika keputihan tidak kunjung berhenti, lendir yang keluar berwarna gelap dan mulai berbau serta mulai timbul rasa nyeri di perut bagian bawah, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Untuk perempuan yang sudah menikah, sisihkan waktu dan dana untuk pemeriksaan pap smear. Pemeriksaan ini berguna untuk deteksi gejala awal kanker mulut rahim atau kanker rahim. “Tidak perlu takut, karena pemeriksaan ini adalah salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan Miss V”, jelas Sri Rejeki, SST, MMKes, seorang dosen di STIKes Immanuel, Bandung. Berkonsultasilah dengan dokter jika ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Intinya adalah selalu jaga kebersihan dan kesehatan tubuh Anda sendiri. Sama seperti halnya mandi, membersihkan dan merawat daerah vagina juga perlu dilakukan setiap hari. Tips lainnya untuk Anda, selalu sedia celana dalam dalam tas Anda sedang maupun tidak sedang menstruasi. Serta gunakan Pembalut dan Pantyliner yang bebas daur ulang dan bebas DIOKSIN.
Solusi Sehat Atasi Keputihan, Cegah Kanker Serviks dengan Natesh Sanitary Pads Klik Disini

Sumber: http://tipsmengatasikeputihan.com

Senin, 06 Mei 2013

Tips Kenali Pembalut Wanita ( Bahaya Kanker Serviks)


Rachmad Poedyo Armanto, SpOG, sebenarnya tak ada kategori khusus dalam hal pemilihan pembalut wanita. Namun yang terpenting adalah pembalut tersebut dapat menyerap darah haid secara optimal.

Menurut Dr. Boyke, pemberian pemutih atau pewangi buatan pada pembalut, maka dikhawatirkan akan timbul reaksi alergi, yang bisa berlanjut ke keputihan dan radang atau infeksi.

FAKTA TENTANG PEMBALUT WANITA

1. Ada pembalut tidak menggunakan bahan baku kapas 100 %

2. Ada pembalut yang menggunakan bahan baku kertas bekas dan serbuk kayu (pulp) yang didaur ulang untuk menjadikannya bahan dasar guna menghemat biaya produksi.

3. Bahan baku tersebut mulai dari kertas koran, kardus, dan karton bekas yang penuh dengan bakteri, kuman dan bau.

4. Dalam proses daur ulang banyak zat kimia (DIOXIN) yang digunakan untuk proses pemutihan. Zat kimia juga digunakan untuk proses sterilisasi kuman pada kertas serta pembuangan bau.


• Pembalut Wanita yang putih bersih itu mengandung Dioxin “kimia pemutih” yang bisa mengakibatkan penyakit kanker rahim

• Pembalut wanita yang putih bersih itu disetiap 1 cm2 mengandung 107 bakteri berbahaya yang merangsang pertumbuhan bakteri atau virus bila digunakan 2 jam terus menerus

• Pembalut Wanita yang putih bersih itu yang terbuat dari kertas putih seharusnya ada masa kadarluarsanya

• Studi Environmental Protection Agency (EPA) USA mengatakan “lambat tapi pasti” bila Dioxin itu dapat meracuni kulit

• Toxin Shock Syndrome dialami wanita yang mengalami menstruasi karena penggunaan pembalut wanita yang tidak berkualitas

• Kemungkinan wanita dewasa terjangkit infeksi vagina adalah 83% dikarenakan 62% memakai pembalut wanita yang tidak berkualitas

• Infeksi parah yang terjadi diliang vagina bisa menyebabkan infeksi saluran kemih yang dapat menggangu kerjanya ginjal

Apakah anda mengetahui jenis pembalut / pantyliner yang anda gunakan?

Hampir semua wanita tidak mengetahui jenis pembalut yang mereka gunakan. Para wanita lebih mengenal harga pembalut yang mereka gunakan tanpa tau resiko yang mereka hadapi.

Cara mengecek kualitas pembalut:

1. Suntikkan 35 – 50 ml/cc air pada permukaan pembalut (air sebagai pengganti darah).

2. Diamkan beberapa saat lalu tekan selembar tissue yang di taruh pada permukaan pembalut. Ini adalah posisi saat wanita duduk, ada tekanan pada pembalut.

3. Apa yang anda rasakan? Apakah tissue anda basah? Kalau tissue anda basah, ini menandakan daya serap pada pembalut kamu kurang baik.

Coba anda bayangkan, setiap bulan selalu menggunakan pembalut yang permukaan atasnya selalu basah!

1. Siapkan ½ (setengah) gelas air putih, usahakan gunakan gelas yang bening atau transparan dan alat pengaduk (contoh: sumpit).

2. Sobek pembalut anda dan ambil bagian inti di dalamnya (bahan penyerap, kapas). Masukkan ke dalam gelas berisi air sebagian dari bagian inti pembalut anda, lalu aduk.

3. Apa yang anda lihat? Apakah bagian inti pembalut anda hancur, seperti pulp kertas dan air berubah menjadi keruh? Kalau jawabannya iya, ini menandakan pembalut kamu menggunakan bahan yang kurang berkualitas, kertas daur ulang.

Coba anda bayangkan setiap bulan selalu menggunakan pembalut yang terbuat dari kertas daur ulang, bahan kurang berkualitas dengan proses pembuatan menggunakan bahan kimia yang berbahaya!?

    Sumber: http://my.opera.com/Riena1/blog/2012/01/24/tips-kenali-pembalut-wanita-bahaya-kanker-serviks

Selasa, 23 April 2013

Waspada Cacing Pada Pembalut Wanita

Akhir – akhir ini bermunculan berita seputar pembalut wanita yang didalamnya terdapat cacing. Wah… ngeri…!!! Ini mungkin karena kurangnya pengawasan pemerintah terhadap cara kerja suatu produk ini sehingga bahan yang digunakan untuk membuat pembalut tidak terjamin kebersihannya. Pembalut wanita yang menggunakan bahan bekas sangat berakibat fatal bagi kesehatan organ intim. Disamping mengandung zat berbahaya yang menyebabkan gangguan kewanitaan pada saat datang bulan, juga berdampak pada kesehatan janin.
Akibat pengolahan limbah kertas bekas yang didaur ulang secara tidak sempurna menimbulkan bakteri-bakteri masih berkembang biak, termasuk juga berkembang biaknya hewan melata seperti cacing, ini yang ditemukan di dalam sebuah pembalut wanita yang berkualitas murah di pasaran.
Sangat dianjurkan bagi para wanita, baik yang masih gadis maupun wanita dewasa untuk melihat foto-foto ini, agar dapat mempertimbangkan kembali jenis pembalut wanita yang selama ini digunakan. Pastikan selalu bahwa pembalut wanita yang anda pilih adalah pilihan tepat dan sudah anda buktikan sendiri kualitasnya. Pembalut berkasus ini ditemukan di negeri China. Stttt.. ngeri dech ada cacing di pembalut wanita.

Cek hiegienis produk napkin yang Anda pakai!! Karena menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas!!! Di RSCM: 400 pasien kanker leher rahim baru setiap tahun. Di RSCM kematian akibat kanker serviks sekitar 66%. Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut. Tingkat kesadaran deteksi dini masih rendah. Berikut foto-fotonya:
Hal ini perlu diwaspadai dan diperhatikan. Sebaiknya kalau sebelum memakai pembalut lakukan dulu pengecekan terhadap pembalut yang anda pakai agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan (bagi wanita). Cara pengecekannya antara lain :
  1. Sobek produk pembalut Anda, lalu ambil bagian inti didalamnya.
  2. Ambil segelas air putih, dengan menggunakan gelas transparan sehingga terlihat lebih jelas.
  3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut Anda dan celupkan ke dalam air tersebut, aduk hingga merata.
  4. Lihat perubahan warna air (karena kalo hieginis dan bersih,seharusnya air akan tetap jernih).
  5. Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti Anda menggunakan produk yang kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih (byclean) atau anda bisa sekaligus melihat apakah ada cacing atau tidak.
Dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan di bagian intim wanita selalu mengalami banyak masalah: – Keputihan – Gatal-gatal – Iritasi – dan lain-lain. Maka telitilah anda sebelum memakai pembalut atau pun yang lainnya.
sumber: http://syaifullaharifin.blogspot.com/2010/11/cacing-pada-pembalut-wanita.html

Sabtu, 13 April 2013

Waspada… DIOKSIN memicu PMS (Pre Menstrual Syndrome)

“Kamu marah-marah terus..lagi M ya??”.Kadang, sering kita dengar pertanyaan itu. Wanita yang suka marah-marah, penuh emosi, mudah tersinggung saat menjelang waktu haidnya, (7-10 hari sebelum mens) berarti dia sedang mengalami Pre menstruation syndrome (PMS). PMS adalah kumpulan gejala fisik, psikologi dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Survey yang dilakukan di AS tahun 1982 menyatakan sekitar 50% wanita mengalami PMS dan di Indonesia kurang lebih 85% wanitanya mengalami PMS pada usia 25-35 tahun.

Secara umum, gejala PMS dari segi fisik adalah nyeri perut dan kembung, payudara bengkak dan kencang, sakit kepala, nyeri punggung, berat badan bertambah, bengkak pada kaki dan tangan, retensi air, mula dan muntah, nyeri otot dan persendian. Gejala psikis perilakunya bias meliputi mudah marah, perubahan mood yang kentara, sedih dan kadang suka menangis, cemas, depresi, mudah lupa, merasa kesepian, kurang konsentrasi, kurang berenergi, bingung, tidak percaya diri, mudah lelah, insomnia, pusing, suka ngemil, haus, makan berlebihan, ingin menyendiri, malas berinteraksi (sosial/pekerjaan), bahkan hilang hasrat seksual.  Selain PMS, sebenarnya, ada satu lagi gangguan yang lebih berat dari itu, yaitu PMDD (Premenstrual dysphoric disorder), bedanya pada PMDD perubahan mood sangat tajam sehingga dapat merusak hubungan sosial/pekerjaan. Sekitar 8% dari wanita amerika menderita PMDD ini.
Penyebab PMS adalah perubahan siklus hormon dan perubahan kimia dalam otak (serotonin). Fluktuasi serotonin (neurotransmitter) memainkan peran penting dalam mood dan bisa memicu gejala PMS. Kurangnya jumlah serotonin tidak saja dapat menyebabkan depresi pramenstruasi, tetapi juga kelelahan, nafsu memakan bertambah, masalah tidur, depresi, stress, pola makan yang buruk.
Penyebab gangguan hormonal sendiri dapat dikelompokan ke dalam faktor: toksin, stress, insulin dan gizi.  Berdasar keempat faktor ini PMS dapat dicegah/diringankan dengan cara :
  1. Konsumsi gizi seimbang dan kurangi garam, gula dan kafein; konsumsi karbohidrat kompleks, serat dari sayur dan buah, cukupi asupan vitamin B kompleks yang baik untuk sintesis neurotransmitter khususnya dopamin dan serotonin
  2. Terapi relaksasi dengan meditasi, yoga, tidur yang cukup
  3. Olahraga dengan teratur, minimal 3x/minggu
  4. Hindari paparan toksin seperti DIOKSIN. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa DIOKSIN berbahaya bagi kesehatan dan dapat mengacau sistem metabolisme hormonal wanita. Sumber-sumber dioksin sangat banyak, diantaranya dari pembalut dan pantyliner yang terbuat dari bahan-bahan tidak berkualitas dimana dalam proses pembuatannya menggunakan senyawa pemutih/klorin.
Dioksin menguap dan masuk ke dalam sistem reproduksi dan lama-kelamaan (20-30 tahun kemudian) bisa menyebabkan penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita, salah satunya adalah ketidakseimbangan hormon yang mengacu pada ketidakseimbangan emosi. Pastikan menggunakan pembalut dan pantyliner bebas dioksin agar bebas PMS sekaligus mengurangi resiko berbagai gangguan/penyakit organ reproduksi wanita yang lainnya.

Sumber:
1.http://www.scribd.com/doc/46170312/Faktor-Faktor-Yang-Mempengaruhi-Terjadinya-Pre-Menstrual-Syndrom-PMS-Pada-Wanita-Usia-25-35-Tahun
2. mayo clinic