Tampilkan postingan dengan label Masalah kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masalah kehamilan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 April 2013

Hati-hati Nyeri Menstruasi yang Berlebihan


Hampir semua wanita mengalami nyeri menstruasi pada sebelum atau saat menstruasi. Apabila nyeri tersebut terlalu berlebihan hingga membuat kita tidak bisa bangun dari tempat tidur, hal tersebut yang harus diwaspadai. Menurut Dr. J.M. Seno Adjie, SpOG (K) nyeri tersebut disebut Dismenore.
Dismenore terbagi menjadi 2 jenis yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Pada dismenore primer tidak ditemukan kelainan ginekologi, namun nyeri diduga berasal dari kontraksi rahim yang dirangsang oleh prostagladin. Sedangkan pada dismenore sekunder berhubungan dengan kelainan kongenital atau kelainan organ di pelvis, rasa nyeri yang timbul disebabkan karena adanya kelainan seperti endometriosis, mioma uteri, peradangan tuba falopi, perlengketan abnormal antara organ dalam perut dan biasanya terjadi pada usia 20 tahun.

Gejala Dismenore adalah nyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar ke punggung bagian bawah dan tungkai. Nyeri dirasakan sebagai kram yang hilang timbul atau sebagian nyeri timbul terus menerus. Biasanya nyeri mulai timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi, mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam dan setelah 2 hari akan menghilang. Dismenore juga sering disertai oleh sakit kepala, mual, sembelit, diare, dan sering berkemih kadang samapai terjadi muntah.
Untuk mengurangi rasa nyeri saat menstruasi bisa diberikan obat anti peradangan non-steroid (ibuprofen, naproxen dan asam mefenamat). Selain dengan obat-obatan dapat dikurangi dengan istirahat yang cukup, olahraga yang teratur, atau kompres hangat di daerah perut. Perlu diketahui bahwa kelainan/gangguan organik di pelvis (seperti endometriosis, mioma, kista hingga kanker serviks) dapat disebabkan oleh senyawa-senyawa toksik seperti DIOKSIN. Dioksin dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman dan PEMBALUT yang tidak berkualitas.

Natesh adalah pembalut dan Pentyliner terbaik untuk semua wanita, karena terbuat dari bahan berkualitas, bebas dari bahan pemutih (Zat Dioksin), mengandung nano silver untuk membunuh kuman, selain itu terdapat FIR, anion, dan herbal yang bermanfaat untuk kesehatan organ reproduksi dan mengatasi masalah menstruasi seperti nyeri haid.

Referensi
Majalah Dokter Kita Edisi 7-Thn II-Juli 2007
Medicastore.com
farmasiku.com

Sabtu, 13 April 2013

Waspada… DIOKSIN memicu PMS (Pre Menstrual Syndrome)

“Kamu marah-marah terus..lagi M ya??”.Kadang, sering kita dengar pertanyaan itu. Wanita yang suka marah-marah, penuh emosi, mudah tersinggung saat menjelang waktu haidnya, (7-10 hari sebelum mens) berarti dia sedang mengalami Pre menstruation syndrome (PMS). PMS adalah kumpulan gejala fisik, psikologi dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Survey yang dilakukan di AS tahun 1982 menyatakan sekitar 50% wanita mengalami PMS dan di Indonesia kurang lebih 85% wanitanya mengalami PMS pada usia 25-35 tahun.

Secara umum, gejala PMS dari segi fisik adalah nyeri perut dan kembung, payudara bengkak dan kencang, sakit kepala, nyeri punggung, berat badan bertambah, bengkak pada kaki dan tangan, retensi air, mula dan muntah, nyeri otot dan persendian. Gejala psikis perilakunya bias meliputi mudah marah, perubahan mood yang kentara, sedih dan kadang suka menangis, cemas, depresi, mudah lupa, merasa kesepian, kurang konsentrasi, kurang berenergi, bingung, tidak percaya diri, mudah lelah, insomnia, pusing, suka ngemil, haus, makan berlebihan, ingin menyendiri, malas berinteraksi (sosial/pekerjaan), bahkan hilang hasrat seksual.  Selain PMS, sebenarnya, ada satu lagi gangguan yang lebih berat dari itu, yaitu PMDD (Premenstrual dysphoric disorder), bedanya pada PMDD perubahan mood sangat tajam sehingga dapat merusak hubungan sosial/pekerjaan. Sekitar 8% dari wanita amerika menderita PMDD ini.
Penyebab PMS adalah perubahan siklus hormon dan perubahan kimia dalam otak (serotonin). Fluktuasi serotonin (neurotransmitter) memainkan peran penting dalam mood dan bisa memicu gejala PMS. Kurangnya jumlah serotonin tidak saja dapat menyebabkan depresi pramenstruasi, tetapi juga kelelahan, nafsu memakan bertambah, masalah tidur, depresi, stress, pola makan yang buruk.
Penyebab gangguan hormonal sendiri dapat dikelompokan ke dalam faktor: toksin, stress, insulin dan gizi.  Berdasar keempat faktor ini PMS dapat dicegah/diringankan dengan cara :
  1. Konsumsi gizi seimbang dan kurangi garam, gula dan kafein; konsumsi karbohidrat kompleks, serat dari sayur dan buah, cukupi asupan vitamin B kompleks yang baik untuk sintesis neurotransmitter khususnya dopamin dan serotonin
  2. Terapi relaksasi dengan meditasi, yoga, tidur yang cukup
  3. Olahraga dengan teratur, minimal 3x/minggu
  4. Hindari paparan toksin seperti DIOKSIN. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa DIOKSIN berbahaya bagi kesehatan dan dapat mengacau sistem metabolisme hormonal wanita. Sumber-sumber dioksin sangat banyak, diantaranya dari pembalut dan pantyliner yang terbuat dari bahan-bahan tidak berkualitas dimana dalam proses pembuatannya menggunakan senyawa pemutih/klorin.
Dioksin menguap dan masuk ke dalam sistem reproduksi dan lama-kelamaan (20-30 tahun kemudian) bisa menyebabkan penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita, salah satunya adalah ketidakseimbangan hormon yang mengacu pada ketidakseimbangan emosi. Pastikan menggunakan pembalut dan pantyliner bebas dioksin agar bebas PMS sekaligus mengurangi resiko berbagai gangguan/penyakit organ reproduksi wanita yang lainnya.

Sumber:
1.http://www.scribd.com/doc/46170312/Faktor-Faktor-Yang-Mempengaruhi-Terjadinya-Pre-Menstrual-Syndrom-PMS-Pada-Wanita-Usia-25-35-Tahun
2. mayo clinic

Rabu, 10 April 2013

Wanita Menopause rawan Kanker??

Banyak wanita yang memasuki masa menopause merasa gelisah, padahal menopause adalah sebuah kondisi yang pasti akan dilewati seorang wanita. Gejala-gejala yang timbul dan dirasakan menjelang dan semasa menopause berupa haid tidak teratur, hot flushes (semburan panas didaerah dada, leher, yang menyebar ke wajah sampai kulit kepala), keringat berlebihan di malam hari (night sweat), jantung berdebar-debar, sakit kepala / migren, vertigo, insomnia (susah tidur), nyeri sendi, nyeri otot, cepat letih, gairah sex yang menurun, sampai pada perubahan emosi seperti cemas, depresi dan mudah tersinggung. Menopause terjadi dalam rentang usia antara 40-65 tahun. Seorang wanita dikatakan menopause jika dalam rentang mengalami tidak haid lagi selama 12 bulan terakhir. Jika diperiksa dilaboratorium menunjukkan kadar FSH (Follicle stimulating hormone) (>20 IU/ml) dan estrogen rendah (> 50 pq/ml).
Kadar estrogen yang sangat rendah pada wanita menopause (dan akan lebih turun lagi pada post menopause) sehingga cairan vagina akan berkurang, sel epitel vagina menipis, dan mudah cedera. Sehingga wanita menopause rentan terhadap infeksi saluran kemih, inkotinesia (sulit menahan buang air kecil) dan kulit menjadi keriput.
Walau sudah menopause, kesehatan reproduksi wanita mesti tetap dijaga. Penyakit berbahaya yang dapat menyerang wanita menopause adalah:

  1. Kanker serviks / mulut rahim. Gejala lain dari kanker serviks setelah menopause bisa nyeri panggul, peningkatan keputihan (pucat, berair, merah muda, coklat, berdarah, atau berbau busuk), dan pendarahan setelah hubungan seksual. Sayangnya, karena gejala kanker serviks setelah menopause jarang terjadi sehingga baru akan diketahui jika sudah memasuki stadium lanjut. Tanda-tanda lain yaitu: nyeri punggung, patah tulang, kelelahan, bocornya urin atau feses dari vagina, kaki sakit, kehilangan nafsu makan, nyeri panggul, kaki bengkak, berat badan menurun. Di Indonesia saja, setiap jam 1 wanita meninggal akibat kanker dan penderita kanker serviks baru bertambah 1 orang. Faktor pemicu kanker seviks adalah aktif secara seksual sejak dini, sering ganti pasangan   seksual, merokok, pernah terinfeksi PMS, penggunaan pil KB dalam jangka panjang,   penggunaan pembalut/pantyliner yang tidak berkualitas/mengandung dioksin

  2. Kanker ovarium adalah tumor ganas pada ovarium (indung telur). Kanker ini paling sering ditemukan pada wanita usia 50-70 tahun dan 1 dari 70 wanita dapat terserang kanker ini. Faktor resiko terjadinya kanker ini yaitu konsumsi obat kesuburan, pernah menderita kanker payudara, punya riwayat keluarga dengan kanker payudara/kanker ovarium, riwayat keluarga yang pernah menderita kanker kolon, paru-paru, prostat dan rahim (sindroma Linch II) dan juga karena tumpukan toksin selama puluhan tahun di dalam tubuh. Di Amerika, pada 1998 tercatat 25.400 kasus kanker ovarium. Hanya sekitar 25-30 persen saja penderita kanker ovarium yang dapat terdiagnosa pada stadium awal. Gejala yang dapat terjadi pada wanita dengan kanker ini adalah: panggul terasa berat, pendarahan pervaginam, perut kembung, nafsu makan berkurang, berat badan turun, anemia,
    mual, muntah, tidak mampu mencerna makanan seperti biasanya.
Di sadari atau tidak, kedua penyakit tersebut sebenarnya menghantui para wanita menopause. Pencegahan tetap diperlukan tidak hanya pada saat wanita sudah mengalami masa pre menopause, tetapi juga sebelum itu. Untuk itu, pencegahan dilakukan dengan cara hidup sehat, misalnya dengan makan makanan yang bergizi, menghindari stress, tidak merokok dan minum alkohol, setia kepada pasangan, dan juga menggunakan bahan-bahan yang tidak mengandung toksin yang dapat merusak sistem reproduksi wanita. Salah satunya adalah penggunaan pembalut dan pantyliner yang bebas dioksin. Selain itu, dapat pula ditambahkan keistimewaan lain, misalnya dengan adanya Nano Silver (partikel perak/silver berukuran 10 pangkat minus 9) yang sangat bermanfaat sebagai pelindung/antibiotik alami. Penggunaan yang teratur dapat membantu mencegah dari menderita kedua penyakit itu di masa pre, menopause dan post-menopause.

Sumber: medica store, harian waspada

Sabtu, 06 April 2013

Keputihan dan Infeksi Vagina – Penyebab,Cara Mengatasinya


Keputihan adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan infeksi atau peradangan vagina. Vulvovaginitis mengacu pada peradangan bahasa dari kedua vagina dan vulva (Alat Kelamin Wanita eksternal). Kondisi ini disebabkan infeksi oleh bakteri, ragi, atau virus, maupun oleh iritasi dari bahan kimia dalam krim, semprotan, atau bahkan pakaian dalam yang berkontak langsung. Dalam beberapa kasus,vagina menciptakan lingkungan sendiri dan menjaga keseimbangan antara bakteri yang normal ditemukan dan perubahan hormon dalam tubuh Wanita.

Beberapa infeksi vaginanya ditularkan oleh hubungan seksual, tetapi dilengkapi dengan bakteri dan jamur. Keputihan sering disebabkan infeksi oleh bakteri dan jamur, yang menciptakan kesulitan dan ketidaknyamanan.
Tiga infeksi Vagina Yang Umum. Penyebabnya sangat berbeda, gejala mereka mirip dan pengobatannya bervariasi.
  • Bakteri vaginosis
  • Infeksi vagina karena jamur
  • Trikomoniasis
Banyak wanita sering keliru berpikir bahwa mereka menderita “infeksi jamur”, dalam kenyataannya, mereka menderita infeksi vagina.


Penyebab Infeksi Vagina
Bakteri vaginosis (BV) adalah penyebab untuk 50% kasus BV disebabkan oleh perubahan dalam bakteri biasanya ditemukan di vagina dan menyebabkan pertumbuhan berlebih.

Faktor tersebut meliputi kehamilan, penggunaan perangkat (IUD) dalam kandungan, Dan sering douching. Hal inisial terkait di masa mendatang pada aktivitas seksual. Wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual jarang terpengaruh.

Di amerika Serikat, sebanyak 16% wanita hamil memiliki BV. Suami bervariasi oleh ras dan etnis bahasa dari 6% di Asia dan 9% dalam putih sampai 16% di Hispanik Dan 23% di Afrika amerika.

Infeksi jamur vagina yang disebabkan oleh jamur yang disebut candida albicans. Suami juga disebut kandidiasis, kandidiasis genital, kandidiasis vulvovaginal atau (vvc). Sebuah infeksi jamur dapat menyebar ke bagian tidak lain bahasa dari tubuh termasuk kulit, selaput lendir, katup jantung, kerongkongan, dan daerah lainnya. Hal inisial dapat menyebabkan infeksi sistemik jiwa yang mengancam terutama pada orangutan mencari google artikel baru kerusakan pertahanan kekebalan tubuh (saling melengkapi perempuan yang sedang hamil dan orangutan yang hiv positif, memiliki diabetes, atau minum steroid).

Hampir 75% dari seluruh wanita dewasa telah memiliki setidaknya satu infeksi jamur kelamin dalam hidup mereka. Infeksi jamur vagina tidak dianggap sebagai penyakit menular seksual, tapi 12% sampai 15% pria akan mengalami gejala seperti gatal-gatal dan ruam penis setelah kontak seksual dengan pasangan yang terinfeksi.

Infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari biasanya jamur tumbuh di vagina yang menciptakan gejala yang tidak menyenangkan. Ragi yang dikendalikan dengan normal bakteri yang tumbuh dalam tubuh. Jika keseimbangan alami dari mikroorganisme terganggu, ragi tumbuh di luar kendali. Tidak jelas bagaimana infeksi jamur berasal, tetapi mereka tidak dianggap menular seksual. Bakteri sendiri alami menyebabkan jenis infeksi ketika ketidakseimbangan terjadi, mungkin disebabkan oleh salah satu peristiwa ini:

Antibiotik digunakan: antibiotik membunuh bakteri pelindung dalam vagina. Bakteri ini biasanya menghentikan organisme candida dari tumbuh berlebihan. Infeksi jamur dapat terjadi setelah anda mengambil antibiotik sebagai penyakit lain seperti radang tenggorokan.

Diabetes: kedua diabetes dan kehamilan membuat vagina lebih cocok untuk pertumbuhan jamur. Kondisi tersebut menurunkan toko glikogen dalam sel vagina tertentu. Mereka juga dapat menaikkan kadar gula (dan ph) vagina dan menempatkan anda pada risiko infeksi jamur.

Alkohol berlebihan

Pil kb: perubahan lingkungan vagina terjadi dengan tingkat hormon estrogen meningkat dari yang mengandung pil kb. Perubahan ini menciptakan lingkungan untuk jamur candida tumbuh dan menyebabkan gejala.

Perubahan hormon seperti ovulasi, menopause, atau kehamilan

Pengunaan seteroid

Sistim imun yang melemah: misalnya karena HIV/AIDS

Memakai pakaian dalam yang ketat atau non-kapas: hal ini dapat meningkatkan suhu, kelembaban, dan iritasi lokal.

Penggunaan douche, semprotan wangi kewanitaan

Goresan di vagina (selama penggunaan pembalut atau benda lainnya)
Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual (juga disebut trich, diucapkan “trik”) yang disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis. Trikomoniasis adalah terutama infeksi saluran kemih dan kelamin. Bagi wanita, vagina adalah situs yang paling umum infeksi. Untuk pria, uretra paling sering terpengaruh.

Penyebab lain dari infeksi vagina mungkin karena anda bisa alergi terhadap spermisida, produk kebersihan vagina, dan deterjen dan pelembut kain yang anda gunakan untuk mencuci pakaian anda. Anda juga mungkin memiliki penyakit menular seksual yang berbeda. Wanita yang lebih tua mungkin mengalami vaginitis atrofi (penipisan dinding vagina dengan menopause). Anda mungkin sudah lupa untuk menghapus tampon, atau benda asing lain mungkin dalam iritasi vagina menyebabkan.

Gejala Infeksi Vagina
Keputihan, gatal, dan pembakaran adalah gejala umum dari berbagai bentuk infeksi vagina. Meskipun gejala infeksi ini bisa sangat mirip, ada beberapa perbedaan yang harus dicari dalam warna dan bau debit.
Beberapa keputihan ini sangat umum dan normal untuk wanita usia subur. Biasanya, kelenjar leher rahim memproduksi cairan lendir yang mengalir ke bawah, bercampur dengan bakteri, sel-sel vagina dibuang, dan sekresi kelenjar bartholin pada pembukaan vagina. Ini mungkin zat (tergantung pada seberapa banyak lendir ada) mengubah lendir warna keputihan, dan debit berubah kekuningan bila terkena udara. Ada saat sepanjang siklus menstruasi bahwa kelenjar leher rahim memproduksi lendir lebih dari yang lain, tergantung pada jumlah estrogen yang diproduksi. Hal ini normal.
Gairah seksual dan stres emosional memiliki keduanya telah dikaitkan dengan keputihan normal. Pengeluaran ini adalah, jelas lendir seperti sekresi.

Jika keputihan anda adalah abnormal dalam warna seperti hijau, memiliki bau busuk, konsistensi perubahan, atau secara signifikan meningkat atau menurun dalam jumlah, anda mungkin akan mengembangkan bentuk vaginitis.
Bakteri vaginosis (bv) menyebabkan keputihan abnormal dengan bau yang tidak menyenangkan. Beberapa wanita melaporkan bau fishlike kuat, terutama setelah berhubungan. Debit biasanya putih atau abu-abu. Hal ini dapat tipis. Anda juga mungkin telah terbakar saat buang air kecil atau gatal di sekitar bagian luar vagina, atau keduanya. Beberapa wanita dengan bv tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Infeksi jamur atau kandidiasis menyebabkan, tebal putih-abu-abu “keju cottage” jenis keputihan dan mungkin gatal. Anda mungkin memiliki rasa gatal pada alat kelamin anda. Nyeri buang air kecil dan hubungan seksual yang umum. Anda mungkin tidak selalu memiliki cairan vagina. Pria dengan kandidiasis genital mungkin memiliki ruam yang gatal pada penis. Kebanyakan mitra laki-laki dari wanita dengan infeksi jamur tidak mengalami gejala infeksi.

Trikomoniasis menyebabkan keputihan yang berbusa yang mungkin kuning-hijau atau abu-abu, gatal dan iritasi pada alat kelamin, rasa panas saat kencing (kadang-kadang bingung dengan infeksi saluran kemih), ketidaknyamanan saat berhubungan seksual, dan bau busuk. Karena trikomoniasis adalah penyakit menular seksual, gejala dapat muncul dalam waktu empat sampai 20 hari setelah paparan. Pria jarang memiliki gejala, tetapi jika mereka melakukannya, mereka mungkin memiliki debit, tipis keputihan dari penis dan nyeri buang air kecil atau sulit.

Sakit itu sendiri bukan merupakan gejala sering (kecuali gatal) dan harus meminta anda untuk melihat penyedia layanan kesehatan anda.
Jika anda memiliki kondisi yang disebut vulvodynia, anda mungkin merasakan seperti terbakar, tersengat, iritasi pada alat kelamin anda, tetapi tidak ada infeksi atau penyakit kulit vulva atau vagina. Ini adalah kondisi yang berbeda yang memerlukan diagnosis lebih lanjut dengan dokter.

sumber : penyebab-keputihan[dot]com

Kamis, 04 April 2013

Menstruasi Tidak Boleh Minum Air Es….??



Banyak kabar seputar haid yang dipercaya masyarakat, seperti tidak boleh minum air es saat haid, karena bisa menyebabkan darah haid keluar tidak lancar dan meninggalkan sisa di dinding rahim. Benarkah seperti itu?
Akibat anggapan itu banyak perempuan yang takut minum air es saat sedang datang bulan alias menstruasi, karena beranggapan air es dapat membuat darah haid mampet. Ketakutan ini semakin menjadi-jadi karena banyak yang beranggapan bahwa darah haid yang bersisa dirahim tersebut dalam waktu 5 tahun atau lebih dapat menyebabkan kista bahkan tumor dan kanker rahim.
Anggapan tersebut hanyalah mitos. Tidak ada hubungan antara proses menstruasi dan air es, karena menstruasi berhubungan dengan hormon tubuh yaitu estrogen. Menurut dr. Taufiqurrahman, Sp.OG., tidak ada hubungannya antara minum es pada saat haid dengan kista atau kanker rahim pada perempuan. Karena kedua penyakit tersebut sebagian besar disebabkan faktor hormon.
Dari pada cemas dengan mitos yang tidak ada buktinya. Justru yang perlu diperhatikan oleh kaum wanita adalah fakta penelitian yang menunjukkan bahwa gangguan reproduksi seperti kista, mioma, endometriosis sampai kanker serviks ternyata berhubungan dengan kualitas pembalut, terutama pembalut yang dibuat dari bahan daur ulang yang mengandung zat pemutih dan menyisakan dioksin. Dioksin ini yang dapat memicu gangguan organ reproduksi.
Natesh merupakan pembalut dan pentyliner yang terbuat dari bahan berkualitas, bebas dari zat pemutih atau dioksin, mengandung nano silver untuk membunuh kuman, FIR, anion dan herbal untuk kesehatan organ reproduksi anda.

Sumber : detikhealth.com
Radarlampung.co.id

Senin, 01 April 2013

Mengatasi Gejala Siklus Menstruasi Pada Pendarahan



Catat setiap bulan saat mengalami haid, tandai setiap bulan dan tanggal menstruasi. Bila siklus teratur, jadi bisa diperkirakan saat akan terjadinya menstruasi berikutnya.
Adanya pencatatan, bisa digunakan untuk mengetahui pola gejala pramentruasi. Dengan catatan ini, bisa disimpan untuk bisa mengetahui tanggal yang jadi, dalam hal bila ada gejala pramenstruasi
Kesehatan tubuh juga bisa mempengaruhi, perubahan bulanan menstruasi. Dengan  berolahraga, makan makanan yang sehat, membatasi alkohol dan kafein asupan, dan mengurangi stres. Nonprescription penghilang rasa sakit juga dapat membantu mengurangi beberapa gejala.

Obat nyeri haid pada perdarahan
Cobalah obat nonprescription untuk membantu meringankan rasa sakit dan pendarahan. Mulai mengambil dosis yang dianjurkan pereda nyeri ketika gejala mulai atau 1 hari sebelum periode menstruasi  dimulai. Jika  mencoba untuk menjadi hamil, rundingkandengan dokter  sebelum menggunakan obat apapun.
Obat anti-inflammatory drugs (NSAID), seperti ibuprofen (misalnya, Advil), mengurangi kram menstruasi, nyeri, dan perdarahan dengan menurunkan tingkat hormon prostaglandin. 6, 7
Jika NSAID tidak mengurangi rasa sakit, cobalah asetaminofen, seperti Tylenol.
jika  mengunakan obat,Minum obat selama gejala biasanya akan bertahan.
Pastikan untuk mengikuti semua  pentunjuk yang dianjurkan. Jangan mengambil aspirin jika  usai lebih muda dari 20 karena risiko sindrom Reye.

 Cara  meredakan kram menstruasi
  • Hangatkan bagian perut  untuk  itu pakailah  dengan bantal pemanas atau botol air panas, atau mandi air hangat. Panas menlancarkan  aliran darah dan dapat menurunkan nyeri panggul.
  • Berbaring dan mengangkat kaki  dengan menaruh bantal di bawah lutut.
  • Berbaringlah  miring kesisidan membawa lutut  ke arah dada. Ini akan membantu mengurangi tekanan balik.
  • Melakukan  olahraga teratur.  Agar peredaran dan  aliran darah  lancar,  bisa mengurangi  nyeri  membuat endorfin, dan  mengurangi rasa sakit.
Bila mengalami sakit pada vagina dan kram, coba gunakan pantyliner natesh.
Perawatan perdarahan menstruasi
Berbagai pilihan pantyliner dan pembalut herbal untuk perawatan perdarahan menstruasi. Ikuti semua petunjuk yang disertakan dengan produk pilihan Anda.
Pembalut berkisar dari kecil ke besar, untuk  yang bisa tembus dan kuat  menyerap.  Menempatkan pembalut dalam vaginanya dengan menggunakan tabung ramping (yang dikemas dengan pembalut) atau dengan menyelipkan dalam dengan jari. Pastikan untuk mengganti pembalut setiap 4 sampai 6 jam. Ini membantu mencegah kebocoran serta infeksi.
Pads berkisar dari tipis dan ringan dengan tebal dan superabsorben.  Berguna  agar tidak tembus pada pakaian, dengan atau tanpa menggunakan pembalut. Pads mungkin menjadi pilihan terbaik  untuk penggunaan di malam hari.
Apapun yang  digunakan, pastikan untuk mengubah secara teratur. Pembalut yang ideal untuk kegiatan yang bantalan tidak praktis untuk, seperti renang. Pembalut harus diganti setiap 4 sampai 6 jam, sehingga  tidak disarankan untuk digunakan malam hari. Mungkin diperlukan beberapa percobaan untuk menemukan produk perawatan yang tepat feminin.

Kram saat Siklus Menstruasi
Kebanyakan wanita mengalami kram yang menyakitkan  pada hari pertama saat darah haid. Untuk meredakan gunakan obat pereda nyeri yang dianjurkan.Istirahat dirumah untuk selama  ada gejala kram. Obat  nyeri mudah untuk  perawatan dirumah meredakan kram  perut.

 Gejala  Kram Menstruasi  
Kebanyakan wanita mengalami kram menstruasi yang menyakitkan (dismenore) dari waktu ke waktu. Kejang-kejang menstruasi adalah salah satu alasan paling umum bagi perempuan untuk mencari bantuan medis. Rasa sakit akibat kram menstruasi  berkisar dari ringan sampai berat dan  melibatkan perut bagian bawah, punggung, atau paha. Anda mungkin juga sakit kepala, mual, pusing atau pingsan, atau diare atau sembelit..
Selama siklus menstruasi, dinding rahim menghasilkan hormon yang disebut prostaglandin. Hormon ini menyebabkan rahim berkontraksi, sering menyakitkan. Wanita dengan kram parah dapat menghasilkan jumlah yang lebih tinggi dari normal prostaglandin, atau mereka mungkin lebih sensitif terhadap dampaknya.
Kram adalah umum selama masih remaja, ketika seorang wanita pertama dimulai mengalami haid. Primer Dismenore adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kram menstruasi yang menyakitkan tanpa penyebab fisik yang diketahui. Hal ini terlihat paling sering pada wanita antara usia 20 dan 24. Ini biasanya hilang setelah 1 sampai 2 tahun, ketika keseimbangan hormon terjadi.
Dismenore sekunder adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kram menstruasi menyakitkan disebabkan oleh masalah fisik lainnya daripada menstruasi. Masalah fisik yang dapat menyebabkan jenis kram meliputi:
Kondisi A dalam mana sel-sel bahwa tampilan dan bertindak seperti sel-sel pada lapisan rahim (endometrium) ditemukan di bagian lain dari rongga perut ( endometriosis ) atau tumbuh ke dalam jaringan berotot dari dinding rahim ( adenomiosis ). Nyeri biasanya terjadi 1 sampai 2 hari sebelum perdarahan menstruasi dimulai dan berlanjut sampai periode.
Pertumbuhan yang tidak kanker (pertumbuhan jinak) di panggul, seperti kista ovarium, serviks atau uterus polip, atau fibroid.
Panggul infeksi. Risiko untuk terkena infeksi lebih tinggi setelah pendarahan menstruasi mulai karena pembukaan ke rahim (serviks kanal) melebar saat menstruasi. Tapi infeksi panggul, terutama yang disebabkan oleh penyakit menular seksual, dapat terjadi setiap saat.
Menggunakan alat kontrasepsi (IUD). AKDR  menyebabkan kram meningkat selama periode  untuk beberapa bulan pertama penggunaan. Jika kram menstruasi terus-menerus atau semakin memburuk,  mungkin perlu mempertimbangkan memakai  IUD dilepas dan memilih lain metode pengendalian kelahiran.

Masalah kehamilan
Struktural masalah yang hadir pada saat lahir (bawaan), seperti penyempitan bagian bawah rahim yang terbuka ke dalam vaginanya (leher rahim).
Menstruasi tipe kram dapat terjadi setelah prosedur medis, seperti kauter, cryotherapy, conization, radiasi, biopsi endometrium, atau pemasangan AKDR.
Gejala menstruasi lain, seperti kenaikan berat badan, sakit kepala, dan ketegangan, yang terjadi sebelum haid dimulai, dapat disebabkan oleh sindrom pramenstruasi (PMS).

 Siklus Menstruasi  Normal
Siklus  haid teratur adalah “normal” di antara wanita menstruasi. Masalah siklus  panjang pada menstruasi normal untuk remaja dan wanita di usia 40-an. Untuk remaja, siklus normal bisa sesingkat 21 hari atau selama 45 hari . Jika Anda adalah seorang remaja, Anda dapat mengharapkan siklus bahkan keluar dari waktu ke waktu. Jika telah mendekati usia menopause,  dapat mengharapkan siklus haid menjadi lebih lama dan akhirnya berhenti. Jika  bukan seorang remaja dan tidak lebih tua dari 40 dan siklus lebih pendek dari 21 hari atau lebih lama dari 35 hari, ada kemungkinan bahwa  memiliki masalah yang perlu diperiksa oleh dokter.
Pemeriksaan kesehatan oleh dokter jika adanya  perubahan pola menstruasi atau jumlah perdarahan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Ini termasuk perdarahan menstruasi, selama tiga atau lebih siklus menstruasi.

Berlangsung lebih  7 hari
Apakah perubahan mendadak atau besar dari periode yang biasa  Sangat banyak. Ini berarti bahwa mengalami  gumpalan besar darah haid atau membasahi pembalut atau pembalut yang biasa setiap jam selama 2 jam atau lebih.

 Perhatikan Gejala lain
Pendarahan di antara periode menstruasi.  Nyeri panggul yang  berlangsung lebih lama dari satu hari.  tidak  bermasalah dengan perdarahan menstruasi. Bila telah menginjak usia 15 tahun dan belum mengalami haid. Harus dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Sumber : penyebab-keputihan[dot]com