Natesh..karena wanita layak di mengerti..!! www.nateshbatam.blogspot.com mengerti akan kebutuhan wanita modern Indonesia dengan menyediakan Pembalut berkualitas Tinggi. jangan sampai Anda terlambat, segera beralih menggunakan Natesh Sanitary Pad dan Pantyliner.| Informasi pemesanan hub : Indah HP. 0878 9400 3275 (Whatsapp) email : indahsu.btm@gmail.com
Tampilkan postingan dengan label wanita indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita indonesia. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Mei 2013
Tips Kenali Pembalut Wanita ( Bahaya Kanker Serviks)
Rachmad Poedyo Armanto, SpOG, sebenarnya tak ada kategori khusus dalam hal pemilihan pembalut wanita. Namun yang terpenting adalah pembalut tersebut dapat menyerap darah haid secara optimal.
Menurut Dr. Boyke, pemberian pemutih atau pewangi buatan pada pembalut, maka dikhawatirkan akan timbul reaksi alergi, yang bisa berlanjut ke keputihan dan radang atau infeksi.
FAKTA TENTANG PEMBALUT WANITA
1. Ada pembalut tidak menggunakan bahan baku kapas 100 %
2. Ada pembalut yang menggunakan bahan baku kertas bekas dan serbuk kayu (pulp) yang didaur ulang untuk menjadikannya bahan dasar guna menghemat biaya produksi.
3. Bahan baku tersebut mulai dari kertas koran, kardus, dan karton bekas yang penuh dengan bakteri, kuman dan bau.
4. Dalam proses daur ulang banyak zat kimia (DIOXIN) yang digunakan untuk proses pemutihan. Zat kimia juga digunakan untuk proses sterilisasi kuman pada kertas serta pembuangan bau.
• Pembalut Wanita yang putih bersih itu mengandung Dioxin “kimia pemutih” yang bisa mengakibatkan penyakit kanker rahim
• Pembalut wanita yang putih bersih itu disetiap 1 cm2 mengandung 107 bakteri berbahaya yang merangsang pertumbuhan bakteri atau virus bila digunakan 2 jam terus menerus
• Pembalut Wanita yang putih bersih itu yang terbuat dari kertas putih seharusnya ada masa kadarluarsanya
• Studi Environmental Protection Agency (EPA) USA mengatakan “lambat tapi pasti” bila Dioxin itu dapat meracuni kulit
• Toxin Shock Syndrome dialami wanita yang mengalami menstruasi karena penggunaan pembalut wanita yang tidak berkualitas
• Kemungkinan wanita dewasa terjangkit infeksi vagina adalah 83% dikarenakan 62% memakai pembalut wanita yang tidak berkualitas
• Infeksi parah yang terjadi diliang vagina bisa menyebabkan infeksi saluran kemih yang dapat menggangu kerjanya ginjal
Apakah anda mengetahui jenis pembalut / pantyliner yang anda gunakan?
Hampir semua wanita tidak mengetahui jenis pembalut yang mereka gunakan. Para wanita lebih mengenal harga pembalut yang mereka gunakan tanpa tau resiko yang mereka hadapi.
Cara mengecek kualitas pembalut:
1. Suntikkan 35 – 50 ml/cc air pada permukaan pembalut (air sebagai pengganti darah).
2. Diamkan beberapa saat lalu tekan selembar tissue yang di taruh pada permukaan pembalut. Ini adalah posisi saat wanita duduk, ada tekanan pada pembalut.
3. Apa yang anda rasakan? Apakah tissue anda basah? Kalau tissue anda basah, ini menandakan daya serap pada pembalut kamu kurang baik.
Coba anda bayangkan, setiap bulan selalu menggunakan pembalut yang permukaan atasnya selalu basah!
1. Siapkan ½ (setengah) gelas air putih, usahakan gunakan gelas yang bening atau transparan dan alat pengaduk (contoh: sumpit).
2. Sobek pembalut anda dan ambil bagian inti di dalamnya (bahan penyerap, kapas). Masukkan ke dalam gelas berisi air sebagian dari bagian inti pembalut anda, lalu aduk.
3. Apa yang anda lihat? Apakah bagian inti pembalut anda hancur, seperti pulp kertas dan air berubah menjadi keruh? Kalau jawabannya iya, ini menandakan pembalut kamu menggunakan bahan yang kurang berkualitas, kertas daur ulang.
Coba anda bayangkan setiap bulan selalu menggunakan pembalut yang terbuat dari kertas daur ulang, bahan kurang berkualitas dengan proses pembuatan menggunakan bahan kimia yang berbahaya!?
Sumber: http://my.opera.com/Riena1/blog/2012/01/24/tips-kenali-pembalut-wanita-bahaya-kanker-serviks
Label:
bakteri.,
daur ulang,
dioksin,
Health,
infeksi,
Infeksi Vagina,
jamur,
keputihan,
kuman,
menstruasi,
pembalut yang sehat,
penyebab keputihan,
sakit menstruasi,
virus,
wanita indonesia
Senin, 15 April 2013
Hati-hati Pembalut Perempuan Penyebab Kanker
Kanker Serviks saat ini telah menjadi pembunuh utama bagi kaum perempuan selain Kanker Payudara. Di dunia, setiap dua menit ada perempuan yang meninggal karena kanker serviks, sedangkan di Indonesia setiap jam selalu ada yang meninggal dunia.
Pembalut perempuan yang banyak beredar saat ini umumnya terbuat dari katun, rayon, atau campuran rayon dan kapas. Rayon terbuat dari serat selulosa yang berasal dari pulp kayu. Nah, untuk mendapatkan bahan baku rayon untuk tampon dan pembalut ini, umumnya perlu dilakukan proses pemutihan pulp kayu (bleaching) dan pemurnian. Di bawah ini ada beberapa cara pemutihan yang dilakukan, yaitu :
1. Pemutihan menggunakan gas klorin. Proses ini dapat menghasilkan dioksinsebagai produk sampingannya. Proses ini digunakan oleh pemasok bahan baku rayon untuk tampon di masa lalu. Diperlukan beberapa proses berikutnya untuk menghilangkan dioksin. Di Amerika, proses ini tidak boleh lagi digunakan oleh produsen pembalut wanita atau tampon dan sanitary napkins lainnya.
2. Pemutihan yang bebas elemen klorin. Pemutihan ini tidak menggunakan gas klorin, tetapi menggunakan hidrogen peroksida. Proses ini tidak menghasilkan dioksin sebagai kontaminan, sehingga sering pula disebut proses pemutihan bebas dioksin.
Dari sinilah nampaknya kemudian muncul rumor bahwa pembalut wanita mengandung dioksin. Beberapa tahun yang lalu, FDA meminta produsen besar pembalut untuk menguji produk mereka terhadap dioksin menggunakan metode analisis yang disetujui oleh US EPA (Environmental Protection Agency). Data menunjukkan bahwa tingkat dioksin dalam rayon berkisar dari tidak terdeteksi sampai dengan 1 bagian dalam 3 triliun, jauh di bawah ambang batas yang menempatkan konsumen pada risiko kanker. FDA telah menetapkan bahwa dioksin terdapat pada rayon terdapat pada tingkat yang sangat rendah yang tidak menimbulkan risiko kesehatan.
Dioksin itu apa sih ?
Dioksin merupakan bahan pencemar lingkungan. Dioksin menjadi perhatian karena mereka sangat beracun. Percobaan telah menunjukkan bahwa mereka dapat mempengaruhi sejumlah organ dan sistem. Setelah dioksin memasuki tubuh, mereka bertahan lama karena stabilitas kimia dan kemampuan mereka untuk diserap oleh jaringan lemak, di mana mereka kemudian disimpan dalam tubuh. Waktu paruh mereka di dalam tubuh diperkirakan 7-11 tahun.
Dalam lingkungan, dioksin cenderung menumpuk dalam rantai makanan. Semakin tinggi posisi dalam rantai makanan, semakin tinggi konsentrasi dioksin. Nama kimia untuk dioksin adalah: 2,3,7,8 – tetrachlorodibenzo para dioksin (TCDD).Nama “dioksin” sering digunakan untuk keluarga poliklorinasi dibenzo dioksin (PCDDs) dan poliklorinasi dibenzofurans (PCDFs) yang memiliki kemiripan struktur kimia. Dioksin tertentu seperti polychlorinated biphenyls (PCB) dengan sifat racun serupa juga termasuk dalam istilah”dioksin”. Ada 419 jenis senyawa sejenis dioksin yang telah diidentifikasi, tetapi hanya sekitar 30 di antaranya yang dianggap memiliki toksisitas yang signifikan, dimana TCDD adalah yang paling beracun.
Dioksin merupakan produk sampingan utama dari proses-proses industri, tetapi juga dapat merupakan hasil dari proses alam, seperti letusan gunung berapi dan kebakaran hutan. Dioksin merupakan senyawa samping yang tidak diinginkan dari berbagai proses manufaktur termasuk peleburan, pemutihan klorin pulp kertas dan pembuatan beberapa herbisida dan pestisida. Dalam hal pelepasan dioksin ke lingkungan, insinerator limbah yang tidak terkontrol (limbah padat dan limbah rumah sakit) sering menjadi penyebab utama karena pembakaran yang tidak sempurna. Meskipun pembentukan dioksin adalah lokal, distribusinya ke dalam lingkungan bersifat global. Dioksin ditemukan dalam lingkungan di seluruh dunia. Tingkat tertinggi dari senyawa ini ditemukan pada sedimen, tanah dan makanan, terutama produk susu, daging, ikan dan kerang. Tingkat yang sangat rendah ditemukan pada tanaman, air dan udara.
Paparan jangka pendek dioksin kadar tinggi pada manusia dapat mengakibatkan lesi kulit, seperti chloracne (sejenis jerawat akibat paparan senyawa halogen, termasuk dioksin) dan penggelapan warna kulit, dan gangguan fungsi hati.
Sedangkan paparan jangka panjang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh, perkembangan sistem saraf, sistem endokrin dan fungsi reproduksi. Paparan kronis dioksin pada hewan telah mengakibatkan beberapa jenis kanker. TCDD dievaluasi olehBadan Internasional untuk Riset Kanker (IARC) WHO pada tahun 1997. Berdasarkan data hewan dan pada data epidemiologi manusia, TCDD diklasifikasikan oleh IARC sebagai “karsinogen bagi manusia” .
Bagaimanakah Cara Menguji Pembalut Perempuan Berdioksin ?
Walaupun belum ada data yang akurat mengenai pembalut berdioksin, namun perempuan diminta hati-hati jika mau mencegah diri tidak terkena kanker serviks.
Untuk mengetes apakah pembalut wanita itu berdioksin atau tidak cukup mudah. Caranya adalah lapisan dalam pembalut (seperti kapas) dibuka kemudian dimasukan dalam air. Satu jam kemudian perhatikan, lapisan dalam tersebut pasti akan hancur jika terbuat dari kertas daur ulang, tapi jika air rendamannya jadi sangat keruh keputihan, itu artinya pembalut anda tidak aman karena mengandung dioksin atau zat pemutih yang banyak.
Tapi bagaimana jika hancur tapi air tidak keruh? Dalam hal ini bisa dikatakan pembalut anda masih juga kurang aman karena jika hancur sudah berarti berbahan dasar kertas daur ulang. Kita tidak dapat memprediksi seberapa besar kadar dioksinnya, karena pengetesan ini sekedar pengetesan yang sederhana tanpa bantuan alat lab yang canggih. Jadi intinya, jika tidak hancur dan air tetap jernih, maka pembalut itu aman dipakai.
Produk pembalut perempuan yang berkualitas buruk yang mengandung dioksin sering menyebabkan bagian intim organ perempuan selalu mengalami banyak masalah. Seperti keputihan, gatal-gatal, iritasi, serta memicu terjadinya kanker serviks. Menurut penelitian terdapat sebanyak 107 bakteri per millimeter persegi ditemukan diatas pembalut perempuan.Kondisi inilah yang membuat pembalut menjadi sarang pertumbuhan bakteri merugikan. Jadi bagi para perempuan, berhati-hati dalam memilih pembalut yang akan digunakan adalah pilihan yang tepat untuk menjaga kesehatan dirinya di masa yang akan datang.
*Dari berbagai sumber
Ditulis oleh : Dr. Yahmin Setiawan, MARS (Direktur Utama RST Dompet Dhuafa)
http://www.lkc.or.id/2013/03/28/hati-hati-pembalut-perempuan-penyebab-kanker/
Sabtu, 13 April 2013
Waspada… DIOKSIN memicu PMS (Pre Menstrual Syndrome)
“Kamu marah-marah terus..lagi M ya??”.Kadang, sering kita dengar pertanyaan itu.
Wanita yang suka marah-marah, penuh emosi, mudah tersinggung saat menjelang waktu haidnya, (7-10 hari sebelum mens) berarti dia sedang mengalami Pre menstruation syndrome (PMS). PMS adalah kumpulan gejala fisik, psikologi dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Survey yang dilakukan di AS tahun 1982 menyatakan sekitar 50% wanita mengalami PMS dan di Indonesia kurang lebih 85% wanitanya mengalami PMS pada usia 25-35 tahun.
Secara umum, gejala PMS dari segi fisik adalah nyeri perut dan kembung, payudara bengkak dan kencang, sakit kepala, nyeri punggung, berat badan bertambah, bengkak pada kaki dan tangan, retensi air, mula dan muntah, nyeri otot dan persendian. Gejala psikis perilakunya bias meliputi mudah marah, perubahan mood yang kentara, sedih dan kadang suka menangis, cemas, depresi, mudah lupa, merasa kesepian, kurang konsentrasi, kurang berenergi, bingung, tidak percaya diri, mudah lelah, insomnia, pusing, suka ngemil, haus, makan berlebihan, ingin menyendiri, malas berinteraksi (sosial/pekerjaan), bahkan hilang hasrat seksual. Selain PMS, sebenarnya, ada satu lagi gangguan yang lebih berat dari itu, yaitu PMDD (Premenstrual dysphoric disorder), bedanya pada PMDD perubahan mood sangat tajam sehingga dapat merusak hubungan sosial/pekerjaan. Sekitar 8% dari wanita amerika menderita PMDD ini.
Wanita yang suka marah-marah, penuh emosi, mudah tersinggung saat menjelang waktu haidnya, (7-10 hari sebelum mens) berarti dia sedang mengalami Pre menstruation syndrome (PMS). PMS adalah kumpulan gejala fisik, psikologi dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Survey yang dilakukan di AS tahun 1982 menyatakan sekitar 50% wanita mengalami PMS dan di Indonesia kurang lebih 85% wanitanya mengalami PMS pada usia 25-35 tahun.Penyebab PMS adalah perubahan siklus hormon dan perubahan kimia dalam otak (serotonin). Fluktuasi serotonin (neurotransmitter) memainkan peran penting dalam mood dan bisa memicu gejala PMS. Kurangnya jumlah serotonin tidak saja dapat menyebabkan depresi pramenstruasi, tetapi juga kelelahan, nafsu memakan bertambah, masalah tidur, depresi, stress, pola makan yang buruk.
Penyebab gangguan hormonal sendiri dapat dikelompokan ke dalam faktor: toksin, stress, insulin dan gizi. Berdasar keempat faktor ini PMS dapat dicegah/diringankan dengan cara :
- Konsumsi gizi seimbang dan kurangi garam, gula dan kafein; konsumsi karbohidrat kompleks, serat dari sayur dan buah, cukupi asupan vitamin B kompleks yang baik untuk sintesis neurotransmitter khususnya dopamin dan serotonin
- Terapi relaksasi dengan meditasi, yoga, tidur yang cukup
- Olahraga dengan teratur, minimal 3x/minggu
- Hindari paparan toksin seperti DIOKSIN. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa DIOKSIN berbahaya bagi kesehatan dan dapat mengacau sistem metabolisme hormonal wanita. Sumber-sumber dioksin sangat banyak, diantaranya dari pembalut dan pantyliner yang terbuat dari bahan-bahan tidak berkualitas dimana dalam proses pembuatannya menggunakan senyawa pemutih/klorin.
Sumber:
1.http://www.scribd.com/doc/46170312/Faktor-Faktor-Yang-Mempengaruhi-Terjadinya-Pre-Menstrual-Syndrom-PMS-Pada-Wanita-Usia-25-35-Tahun
2. mayo clinic
Rabu, 10 April 2013
Wanita Menopause rawan Kanker??
Banyak wanita yang memasuki masa menopause merasa gelisah, padahal menopause adalah sebuah kondisi yang pasti akan dilewati seorang wanita. Gejala-gejala yang timbul dan dirasakan menjelang dan semasa menopause berupa haid tidak teratur, hot flushes (semburan panas didaerah dada, leher, yang menyebar ke wajah sampai kulit kepala), keringat berlebihan di malam hari (night sweat), jantung berdebar-debar, sakit kepala / migren, vertigo, insomnia (susah tidur), nyeri sendi, nyeri otot, cepat letih, gairah sex yang menurun, sampai pada perubahan emosi seperti cemas, depresi dan mudah tersinggung. Menopause terjadi dalam rentang usia antara 40-65 tahun. Seorang wanita dikatakan menopause jika dalam rentang mengalami tidak haid lagi selama 12 bulan terakhir. Jika diperiksa dilaboratorium menunjukkan kadar FSH (Follicle stimulating hormone) (>20 IU/ml) dan estrogen rendah (> 50 pq/ml).
Kadar estrogen yang sangat rendah pada wanita menopause (dan akan lebih turun lagi pada post menopause) sehingga cairan vagina akan berkurang, sel epitel vagina menipis, dan mudah cedera. Sehingga wanita menopause rentan terhadap infeksi saluran kemih, inkotinesia (sulit menahan buang air kecil) dan kulit menjadi keriput.
Walau sudah menopause, kesehatan reproduksi wanita mesti tetap dijaga. Penyakit berbahaya yang dapat menyerang wanita menopause adalah:
Sumber: medica store, harian waspada
Kadar estrogen yang sangat rendah pada wanita menopause (dan akan lebih turun lagi pada post menopause) sehingga cairan vagina akan berkurang, sel epitel vagina menipis, dan mudah cedera. Sehingga wanita menopause rentan terhadap infeksi saluran kemih, inkotinesia (sulit menahan buang air kecil) dan kulit menjadi keriput.
Walau sudah menopause, kesehatan reproduksi wanita mesti tetap dijaga. Penyakit berbahaya yang dapat menyerang wanita menopause adalah:
- Kanker serviks / mulut rahim. Gejala lain dari kanker serviks setelah menopause bisa nyeri panggul, peningkatan keputihan (pucat, berair, merah muda, coklat, berdarah, atau berbau busuk), dan pendarahan setelah hubungan seksual. Sayangnya, karena gejala kanker serviks setelah menopause jarang terjadi sehingga baru akan diketahui jika sudah memasuki stadium lanjut. Tanda-tanda lain yaitu: nyeri punggung, patah tulang, kelelahan, bocornya urin atau feses dari vagina, kaki sakit, kehilangan nafsu makan, nyeri panggul, kaki bengkak, berat badan menurun. Di Indonesia saja, setiap jam 1 wanita meninggal akibat kanker dan penderita kanker serviks baru bertambah 1 orang. Faktor pemicu kanker seviks adalah aktif secara seksual sejak dini, sering ganti pasangan seksual, merokok, pernah terinfeksi PMS, penggunaan pil KB dalam jangka panjang, penggunaan pembalut/pantyliner yang tidak berkualitas/mengandung dioksin
- Kanker ovarium adalah tumor ganas pada ovarium (indung telur). Kanker ini paling sering ditemukan pada wanita usia 50-70 tahun dan 1 dari 70 wanita dapat terserang kanker ini. Faktor resiko terjadinya kanker ini yaitu konsumsi obat kesuburan, pernah menderita kanker payudara, punya riwayat keluarga dengan kanker payudara/kanker ovarium, riwayat keluarga yang pernah menderita kanker kolon, paru-paru, prostat dan rahim (sindroma Linch II) dan juga karena tumpukan toksin selama puluhan tahun di dalam tubuh. Di Amerika, pada 1998 tercatat 25.400 kasus kanker ovarium. Hanya sekitar 25-30 persen saja penderita kanker ovarium yang dapat terdiagnosa pada stadium awal. Gejala yang dapat terjadi pada wanita dengan kanker ini adalah: panggul terasa berat, pendarahan pervaginam, perut kembung, nafsu makan berkurang, berat badan turun, anemia,
mual, muntah, tidak mampu mencerna makanan seperti biasanya.
Sumber: medica store, harian waspada
Kamis, 04 April 2013
Menstruasi Tidak Boleh Minum Air Es….??
Banyak kabar seputar haid yang dipercaya masyarakat, seperti tidak boleh minum air es saat haid, karena bisa menyebabkan darah haid keluar tidak lancar dan meninggalkan sisa di dinding rahim. Benarkah seperti itu?
Akibat anggapan itu banyak perempuan yang takut minum air es saat sedang datang bulan alias menstruasi, karena beranggapan air es dapat membuat darah haid mampet. Ketakutan ini semakin menjadi-jadi karena banyak yang beranggapan bahwa darah haid yang bersisa dirahim tersebut dalam waktu 5 tahun atau lebih dapat menyebabkan kista bahkan tumor dan kanker rahim.
Anggapan tersebut hanyalah mitos. Tidak ada hubungan antara proses menstruasi dan air es, karena menstruasi berhubungan dengan hormon tubuh yaitu estrogen. Menurut dr. Taufiqurrahman, Sp.OG., tidak ada hubungannya antara minum es pada saat haid dengan kista atau kanker rahim pada perempuan. Karena kedua penyakit tersebut sebagian besar disebabkan faktor hormon.
Dari pada cemas dengan mitos yang tidak ada buktinya. Justru yang perlu diperhatikan oleh kaum wanita adalah fakta penelitian yang menunjukkan bahwa gangguan reproduksi seperti kista, mioma, endometriosis sampai kanker serviks ternyata berhubungan dengan kualitas pembalut, terutama pembalut yang dibuat dari bahan daur ulang yang mengandung zat pemutih dan menyisakan dioksin. Dioksin ini yang dapat memicu gangguan organ reproduksi.
Natesh merupakan pembalut dan pentyliner yang terbuat dari bahan berkualitas, bebas dari zat pemutih atau dioksin, mengandung nano silver untuk membunuh kuman, FIR, anion dan herbal untuk kesehatan organ reproduksi anda.
Sumber : detikhealth.com
Radarlampung.co.id
Senin, 01 April 2013
Mengatasi Gejala Siklus Menstruasi Pada Pendarahan
Catat setiap bulan saat mengalami haid, tandai setiap bulan dan tanggal menstruasi. Bila siklus teratur, jadi bisa diperkirakan saat akan terjadinya menstruasi berikutnya.
Adanya pencatatan, bisa digunakan untuk mengetahui pola gejala pramentruasi. Dengan catatan ini, bisa disimpan untuk bisa mengetahui tanggal yang jadi, dalam hal bila ada gejala pramenstruasi
Kesehatan tubuh juga bisa mempengaruhi, perubahan bulanan menstruasi. Dengan berolahraga, makan makanan yang sehat, membatasi alkohol dan kafein asupan, dan mengurangi stres. Nonprescription penghilang rasa sakit juga dapat membantu mengurangi beberapa gejala.
Obat nyeri haid pada perdarahan
Cobalah obat nonprescription untuk membantu meringankan rasa sakit dan pendarahan. Mulai mengambil dosis yang dianjurkan pereda nyeri ketika gejala mulai atau 1 hari sebelum periode menstruasi dimulai. Jika mencoba untuk menjadi hamil, rundingkandengan dokter sebelum menggunakan obat apapun.
Obat anti-inflammatory drugs (NSAID), seperti ibuprofen (misalnya, Advil), mengurangi kram menstruasi, nyeri, dan perdarahan dengan menurunkan tingkat hormon prostaglandin. 6, 7
Jika NSAID tidak mengurangi rasa sakit, cobalah asetaminofen, seperti Tylenol.
jika mengunakan obat,Minum obat selama gejala biasanya akan bertahan.
Pastikan untuk mengikuti semua pentunjuk yang dianjurkan. Jangan mengambil aspirin jika usai lebih muda dari 20 karena risiko sindrom Reye.
Cara meredakan kram menstruasi
- Hangatkan bagian perut untuk itu pakailah dengan bantal pemanas atau botol air panas, atau mandi air hangat. Panas menlancarkan aliran darah dan dapat menurunkan nyeri panggul.
- Berbaring dan mengangkat kaki dengan menaruh bantal di bawah lutut.
- Berbaringlah miring kesisidan membawa lutut ke arah dada. Ini akan membantu mengurangi tekanan balik.
- Melakukan olahraga teratur. Agar peredaran dan aliran darah lancar, bisa mengurangi nyeri membuat endorfin, dan mengurangi rasa sakit.
Bila mengalami sakit pada vagina dan kram, coba gunakan pantyliner natesh.
Perawatan perdarahan menstruasi
Berbagai pilihan pantyliner dan pembalut herbal untuk perawatan perdarahan menstruasi. Ikuti semua petunjuk yang disertakan dengan produk pilihan Anda.
Pembalut berkisar dari kecil ke besar, untuk yang bisa tembus dan kuat menyerap. Menempatkan pembalut dalam vaginanya dengan menggunakan tabung ramping (yang dikemas dengan pembalut) atau dengan menyelipkan dalam dengan jari. Pastikan untuk mengganti pembalut setiap 4 sampai 6 jam. Ini membantu mencegah kebocoran serta infeksi.
Pads berkisar dari tipis dan ringan dengan tebal dan superabsorben. Berguna agar tidak tembus pada pakaian, dengan atau tanpa menggunakan pembalut. Pads mungkin menjadi pilihan terbaik untuk penggunaan di malam hari.
Apapun yang digunakan, pastikan untuk mengubah secara teratur. Pembalut yang ideal untuk kegiatan yang bantalan tidak praktis untuk, seperti renang. Pembalut harus diganti setiap 4 sampai 6 jam, sehingga tidak disarankan untuk digunakan malam hari. Mungkin diperlukan beberapa percobaan untuk menemukan produk perawatan yang tepat feminin.
Kram saat Siklus Menstruasi
Kebanyakan wanita mengalami kram yang menyakitkan pada hari pertama saat darah haid. Untuk meredakan gunakan obat pereda nyeri yang dianjurkan.Istirahat dirumah untuk selama ada gejala kram. Obat nyeri mudah untuk perawatan dirumah meredakan kram perut.
Gejala Kram Menstruasi
Kebanyakan wanita mengalami kram menstruasi yang menyakitkan (dismenore) dari waktu ke waktu. Kejang-kejang menstruasi adalah salah satu alasan paling umum bagi perempuan untuk mencari bantuan medis. Rasa sakit akibat kram menstruasi berkisar dari ringan sampai berat dan melibatkan perut bagian bawah, punggung, atau paha. Anda mungkin juga sakit kepala, mual, pusing atau pingsan, atau diare atau sembelit..
Selama siklus menstruasi, dinding rahim menghasilkan hormon yang disebut prostaglandin. Hormon ini menyebabkan rahim berkontraksi, sering menyakitkan. Wanita dengan kram parah dapat menghasilkan jumlah yang lebih tinggi dari normal prostaglandin, atau mereka mungkin lebih sensitif terhadap dampaknya.
Kram adalah umum selama masih remaja, ketika seorang wanita pertama dimulai mengalami haid. Primer Dismenore adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kram menstruasi yang menyakitkan tanpa penyebab fisik yang diketahui. Hal ini terlihat paling sering pada wanita antara usia 20 dan 24. Ini biasanya hilang setelah 1 sampai 2 tahun, ketika keseimbangan hormon terjadi.
Dismenore sekunder adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kram menstruasi menyakitkan disebabkan oleh masalah fisik lainnya daripada menstruasi. Masalah fisik yang dapat menyebabkan jenis kram meliputi:
Kondisi A dalam mana sel-sel bahwa tampilan dan bertindak seperti sel-sel pada lapisan rahim (endometrium) ditemukan di bagian lain dari rongga perut ( endometriosis ) atau tumbuh ke dalam jaringan berotot dari dinding rahim ( adenomiosis ). Nyeri biasanya terjadi 1 sampai 2 hari sebelum perdarahan menstruasi dimulai dan berlanjut sampai periode.
Pertumbuhan yang tidak kanker (pertumbuhan jinak) di panggul, seperti kista ovarium, serviks atau uterus polip, atau fibroid.
Panggul infeksi. Risiko untuk terkena infeksi lebih tinggi setelah pendarahan menstruasi mulai karena pembukaan ke rahim (serviks kanal) melebar saat menstruasi. Tapi infeksi panggul, terutama yang disebabkan oleh penyakit menular seksual, dapat terjadi setiap saat.
Menggunakan alat kontrasepsi (IUD). AKDR menyebabkan kram meningkat selama periode untuk beberapa bulan pertama penggunaan. Jika kram menstruasi terus-menerus atau semakin memburuk, mungkin perlu mempertimbangkan memakai IUD dilepas dan memilih lain metode pengendalian kelahiran.
Masalah kehamilan
Struktural masalah yang hadir pada saat lahir (bawaan), seperti penyempitan bagian bawah rahim yang terbuka ke dalam vaginanya (leher rahim).
Menstruasi tipe kram dapat terjadi setelah prosedur medis, seperti kauter, cryotherapy, conization, radiasi, biopsi endometrium, atau pemasangan AKDR.
Gejala menstruasi lain, seperti kenaikan berat badan, sakit kepala, dan ketegangan, yang terjadi sebelum haid dimulai, dapat disebabkan oleh sindrom pramenstruasi (PMS).
Siklus Menstruasi Normal
Siklus haid teratur adalah “normal” di antara wanita menstruasi. Masalah siklus panjang pada menstruasi normal untuk remaja dan wanita di usia 40-an. Untuk remaja, siklus normal bisa sesingkat 21 hari atau selama 45 hari . Jika Anda adalah seorang remaja, Anda dapat mengharapkan siklus bahkan keluar dari waktu ke waktu. Jika telah mendekati usia menopause, dapat mengharapkan siklus haid menjadi lebih lama dan akhirnya berhenti. Jika bukan seorang remaja dan tidak lebih tua dari 40 dan siklus lebih pendek dari 21 hari atau lebih lama dari 35 hari, ada kemungkinan bahwa memiliki masalah yang perlu diperiksa oleh dokter.
Pemeriksaan kesehatan oleh dokter jika adanya perubahan pola menstruasi atau jumlah perdarahan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Ini termasuk perdarahan menstruasi, selama tiga atau lebih siklus menstruasi.
Berlangsung lebih 7 hari
Apakah perubahan mendadak atau besar dari periode yang biasa Sangat banyak. Ini berarti bahwa mengalami gumpalan besar darah haid atau membasahi pembalut atau pembalut yang biasa setiap jam selama 2 jam atau lebih.
Perhatikan Gejala lain
Pendarahan di antara periode menstruasi. Nyeri panggul yang berlangsung lebih lama dari satu hari. tidak bermasalah dengan perdarahan menstruasi. Bila telah menginjak usia 15 tahun dan belum mengalami haid. Harus dilakukan pemeriksaan kesehatan.
Sumber : penyebab-keputihan[dot]com
Jumat, 01 Februari 2013
Produk kesehatan Wanita
dan Tahukah Anda ?
Beberapa Pembalut dan Pantyliner yang beredar di pasaran saat ini TIDAK layak pakai alias mengandung dioksin. Hal ini sudah dibuktikan oleh ahli kesehatan dan sudah ditayangkan pula di salah satu siaran berita TV di Indonesia.
Pembalut Natesh & Pantyliner Natesh
Pembalut dan pantyliner yang memakai bahan daur ulang dapat menyebabkan berbagai masalah organ intim wanita seperti infeksi vagina, keputihan, endometriosis, kanker payudara, kanker serviks, kanker ovarium, mioma, kista, dan sebagainya.
Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulutrahim NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas!
Di RSCM: 400 pasien kanker leher rahim baru setiap tahun. Di RSCM kematian akibat kanker serviks sekitar 66%. Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut. Tingkat kesadaran deteksi dini masih rendah.
Survey membuktikan bahwa kanker serviks penyebab kematian no 1 wanita Indonesia.
Kini telah hadir sebuah produk pantyliner dan pembalut natesh yangterbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi, tanpa pemutih, tidak menggunakan bahan daur ulang, serta mengandung berbagai jenis ramuan yang dapat mengatasi permasalahan organ intim wanita.
Natesh dapat mengatasi berbagai permasalah organ intim Anda dikarenakan oleh kandungan – kandungan yang terdapat di dalamnya, antaralain: Kandungan dari berbagai macam herbal, FIR (Far Infra Red), ANION (lebih tinggi kandungannya dibandingkan produk sejenis) dan NANO SILVER (memiliki keampuhan 6 kali lebih dahsyat dari antibiotik).
Untuk mengenal lebih jauh tentang Natesh, silahkan klik link dibawah ini :
Langganan:
Postingan (Atom)
